nusabali

Sudiada Ranking Pertama Calon Sekda Jembrana

  • www.nusabali.com-sudiada-ranking-pertama-calon-sekda-jembrana

Versi Wabup Kembang Hartawan, Sekda terpilih belum tentu yang mendapat nilai terbesar.

NEGARA, NusaBali

Ketiga calon Sekda Jembrana yang lolos uji kompetensi telah mendapat rekomendasi Gubernur Bali dan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Hanya saja, Bupati Jembrana I Putu Artha belum memilih satu dari tiga nama tersebut. Meski belum tentukan pilihan, I Made Sudiada yang kini menjabat Plt Sekda Jembrana disebut sebagai calon terkuat Sekda Jembrana.

Ada tiga nama calon Sekda Jembrana yang mendapat restu Gubernur Bali dan KASN untuk dipilih sebagai Sekda. Ketiganya yakni I Made Sudiada (Asisten I Setda yang juga Plt Sekda), I Gusti Putu Mertadana (Kadis Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman yang juga Plt Asisten II Setda), serta I Gusti Ngurah Bagus Putra Riyadi (Kadis Komunikasi dan Informatika).

Bupati Artha mengatakan, sesuai hasil seleksi, Sudiada mendapat ranking pertama disusul Mertadana dan Putra Riyadi. “Ketiganya sudah mendapat rekomendasi Gubernur Bali dan KASN,” ungkap Bupati Artha saat jumpa pers di kantor Bupati Jembrana, Senin (30/1). Bupati Artha saat ini masih mempertimbangkan siapa yang paling pantas ditunjuk sebagai Sekda Jembrana. Bupati Artha mengaku perlu pelajari rekam jejak calon Sekda tersebut.

Dalam pelajari rekam jejak, menurut Bupati Artha, tak hanya menilai kepribadian calon Sekda. Tetapi istri calon Sekda juga ikut dinilai. “Itu (istri calon Sekda) memang tidak ada aturan untuk dinilai. Tetapi istri Sekda yang menjadi Ketua Dharma Wanita harus berkonsentrasi. Jangan sampai istri Sekda berambut pirang, pakai hak tinggi, dan semacamnya,” ujar Bupati Artha. Bupati Artha tak mau grasa-grusu tentukan pilihan calon Sekda Jembrana karena juga mempertimbangkan usulan Dewan. Harapan Dewan, Sekda terpilih mampu membuat Peraturan Bupati yang berkualitas dan sesuai prosedur.

Sementara Wakil Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, menambahkan, Sekda terpilih belum tentu yang mendapat nilai terbesar. Semua keputusan berada di tangan bupati. Sebagai Wabup, ia hanya bisa berikan masukan ataupun saran. “Termasuk seleksi eselon IIb (Kadis). Nanti akan dicari peringkat tiga besar, kemudian bupati memutuskan,” terang Wabup Kembang Hartawan.

Saat jumpa pers Senin lalu, Plt Sekda Jembrana Sudiada juga ikut serta. Keterlibatannya semakin memperkuat jika ia menjadi calon terkuat Sekda Jembrana. Dugaan Sudiada sebagai calon kuat Sekda Tabanan seiring penunjukan dirinya menjabat Ketua Panitia Seleksi lelang terbuka jabatan 9 kepala dinas di lingkungan Pemkab Jembrana. Prediksi lainnya dibukanya lelang untuk 2 jabatan Kadis yang masih diisi pejabat definitif. Yakni, Kadis Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat dan Perumahan yang dijabat Mertadana, selaku salah satu dari tiga besar calon Sekda. Satu lagi yakni Kadis Pemberdayaan Masyatakat dan Desa yang dijabat I Nengah Ledang.

Hanya saja, Mertadana serta Ledang sama-sama telah ditunjuk mengisi Plt Asiten II dan Asisten III yang tidak ikut serta dilelang. Sesuai keterangan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKSDM), I Made Budiasa, jika jabatan Asisten I dan Asisten II tidak ikut dilelang karena sudah dipastikan diisi kedua pejabat Plt bersangkutan. Sehingga diganti dengan melelang kursi jabatan definitif kedua pejabat itu. “Sudah ada SK Bupati, tetapi akan dilantik bersamaan dengan seleksi yang sekarang, kemungkinan bersama Sekda. Kalau tidak begitu, ya kami tidak berani lelang jabatan yang masih ada orangnya,” ungkap Budiasa. * ode

Komentar