nusabali

Pasangan Kekasih Bunuh Diri di Danau Batur

  • www.nusabali.com-pasangan-kekasih-bunuh-diri-di-danau-batur

Kasus bunuh diri pasangan kekasih dengan cara mencebur bersama di Danau Batur, Kecamatan Kintamani, Bangli untuk kedua kalinya terjadi dalam kurun 12 tahun terakhir.

Ulangi Tragedi Kadek Suwena-Nyoman Sukerti Tahun 2005


BANGLI, NusaBali
Kali ini, korbannya adalah I Nengah Asih, 38, dan Ni Ketut Pratiwi, 18, pasangan kekasih asal Desa Bayung Gede, Kecamatan Kintamani, yang nekat bunuh diri di Danau Batur, Senin (13/2), karena hubungan asmara mereka tidak direstui keluarga.

Pasangan kekasih Nengah Asih (pria beristri asal Banjar Bayung Gede, Desa Bayung Gede) dan Ketut Pratwiwi (siswi Kelas II SMA asal Banjar Pludu, Desa Bayung Gede) diperkirakan nekat menceburkan diri di Dermaga Desa Kedisan, Kecamatan Kintamani, Senin pagi. Sedangkan jasad kedua korban ulahpati baru ditemukan tak jauh dari lokasi mencebur, Senin malam sekitar pukul 20.30 Wita. Jasad pasangan kekasih beda usia terpaut 20 tahun ini ditemukan saling berpelukan, dalam kondisi tubuh terikat selendang warna hijau.

Informasi di lapangan, perihal aksi bunuh diri pasangan kekasih asal Desa Bayung Gede ini diketahui pihak keluarga berawal dari SMS mencurigakan yang dikirim korban Nengah Asih, Senin pagi pukul 06.00 Wita. Dalam SMS yang diterima kakak iparnya yakni Ni Wayan Sutri, korban Nengah Asih meminta agar keponakannya, Komo, mengambil mobilnya di Dermaga Desa Kedisan.

Sesaat setelah menerima SMS tersebut, Wayan Sutri langsung menghubungi korban Nengah Asih. Ketika dihubungi petang itu, terdengar nada sambung, namun korban tidak angkat ponselnya. Senin sore sekitar pukul 16.00 Wita, Wayan Sutri dan Komo datang ke Dermaga Desa Kedisan. Keduanya menemukan mobil milik korban, Daihatzu Taft GT DK 699 CN terparkir di dermaga tepi Danau Batur tersebut.

Saat itu, mobil korban ditemukan dalam keadaan tidak terkunci. Di dalam mobil ditemukan dua HP dan selembar surat wasiat.


SELANJUTNYA . . .

Komentar