nusabali

Pengusaha Luar Bali 'Lirik' PS Badung

  • www.nusabali.com-pengusaha-luar-bali-lirik-ps-badung

Bagus jika di masa transisi dan mepetnya waktu kompetisi ada pihak luar yang mau peduli, dan mengajak merger PS Badung untuk ikut berkompetisi. Saya mendukung sekali

MANGUPURA, NusaBali

Meski masih terkatung-katung untuk ikut kompetisi Liga 2, ternyata PS Badung dilirik pengusaha luar Badung dan Bali untuk merger dengan manajemen PS Badung. Hal tersebut langsung ditanggapi gembira kalangan sepakbola di Gumi Keris. Dukungan pun mulai mengalir.

Salah satu dukungan itu datang dari Ketua Umum klub di bawah PS Badung Putra Perkanthi, yakni Made Dharma. Mantan manajer tim Persekaba Badung itu setuju, jika ada pihak luar mengajak merger mengelola PS Badung di kompetisi Liga 2 atau divisi utama yang akan diputar April 2017.

"Bagus jika di masa transisi dan mepetnya waktu kompetisi ada pihak luar yang mau peduli, dan mengajak merger PS Badung untuk ikut berkompetisi. Saya mendukung sekali," ucap Made Dharma di Badung, Selasa (28/2).

Menurut Made Dharma, kalau bisa merger itu dilakukan satu musim dulu, yakni untuk musim kompetisi sekarang. Jika nanti akhir kompetisi sama-sama sukses mengelola  ‘Keris Badung’ maka kerjasama bisa diperpanjang lagi satu musim.

“Kalau semuanya bisa diatur dengan baik dan bagus seperti itu maka semuanya bakal puas. Jadi silahkan saja kami pastinya mendukung penuh. Termasuk apakah nanti PS Badung home basenya di Badung atau terpaksa harus pindah home base semusim saja," terang Dharma.

Hanya saja, dalam melakukan merger nantinya harus didasari dengan Memorandum of Understanding (MoU) yang jelas. MoU itu juga benar-benar membuat kedua pihak sama-sama menerima dan bekerja sama dengan baik. Kalau MoU sudah sepakat tinggal jalan saja, hanya untuk kerjasama atau kesepakatan itu juga harus ada wakil-wakil di manajemen PS Badung nantinya.

“Jadi ada wakil dari Badung dan pengusaha itu yang menyatu. Tapi memang orangnya harus benar-benar bekerja keras bukan hanya sekedar naruh nama saja,” terang Made Dharma. Dia menambahkan, pasca rapat dengan klub-klub anggota PS Badung, kini tidak ada lagi kaitannya dengan PT Sepakbola Badung Bali (SBB) atau PT Persatuan Sepakbola Badung.

“Itu sudah jelas jika rapat klub memutuskan membentuk PT baru pengelola PS Badung. Jadi sudah bukan ranahnya lagi dua PT itu dengan PS Badung untuk dibicarakan, begitu pula sebaliknya," kata Dharma.

Sehingga saat ini bisa konsentrasi untuk menyiapkan tim. Sebab, langkah PT sudah tidak terganjal lagi oleh dualiasme itu. *dek

Komentar