nusabali

Gianyar Tambah Toko Modern

  • www.nusabali.com-gianyar-tambah-toko-modern

Toko modern akan bertambah di Sukawati dan Ubud. Pertimbangannya, Sukawati dekat dengan Denpasar dan Ubud pusat wisata. (Kepala Dinas PMPTSP) Gianyar Ketut Mudana)

Pedagang Pasar Tradisional Makin Terancam


GIANYAR, NusaBali
Harapan pedagang kecil dan pasar tradisional di Kecamatan Sukawati dan Ubud, agar tak bangkrut akibat kerasnya persaingan toko modern, hanya sia-sia. Karena Pemkab Gianyar akan menambah izin pembangunan toko modern berjejaring di dua kecamatan itu.

Meski angkanya belum pasti, penambahan itu mengacu hasil kajian baru tim Pemkab dengan menggandeng pihak Universitas Udayana (Unud) Denpasar. "Perkiraan kami toko modern akan bertambah di dua wilayah itu (Sukawati dan Ubud). Pertimbangannya, Sukawati dekat dengan Denpasar dan Ubud merupakat pusat wisata," jelas Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Gianyar, Ketut Mudana, Senin (5/6).

Mudana mengaku, Pemkab Gianyar telah mengkaji kuota toko modern berjejaring di Gianyar dengan menggandeng pihak Unud, akhir 2016. Dikatakan, pengkajian ini untuk memastikan kuota toko modern yang disesuikan dengan kondisi saat ini di Kabupaten Gianyar. "Sekarang ini kami menyiapkan kajian baru yang disesuaikan dengan kondisi saat ini. Kalau kuota toko modern di Gianyar hanya 79 unit itu kan kajian lama," katanya.

Kata Mudana, dari hasil pendataan terakhir, jumlah toko modern berjejaring di Kabupaten Gianyar 154 unit. Rinciannya, 100 unit berizin, 25 unit sedang dalam proses mengurus izin dan 29 unit toko modern berjejaring ilegal alias tidak berizin.

Mudana menyebut, Wakil Bupati Gianyar Made Mahayastra sudah menurunkan surat perintah untuk menertibkan 29 unit toko modern ilegal. Surat itu sudah diteruskan ke Satpol PP Gianyar agar dilakukan penertiban hingga penutupan. "29 toko modern ini jelas tidak akan kami keluarkan izinnya, dan pasti akan ditutup," ujarnya.

Kasat PoL PP Gianyar Cokorda Gde Agusnawa saat dikonfirmasi mengakui, pihaknya sudah menerima surat itu. Ia mengaku akan menurunkan personel untuk menertibkan toko modern ilegal, Selasa ini. "Data detail toko modern ilegal ini sudah kami terima, tinggal kami datangi satu persatu besok," katanya. *nvi

loading...

Komentar