nusabali

Koramil Sukawati Bangun 60 Jamban

  • www.nusabali.com-koramil-sukawati-bangun-60-jamban

Kodim 1616/Gianyar melalui personel Koramil 1616/05 Sukawati targetkan pembangunan 60 unit Jamban untuk masyarakat kurang mampu di Kecamatan Sukawati.

GIANYAR, NusaBali
Kegiatan ini serangkaian mendukung tugas pokok Satuan Teritorial Kodim 1616/Gianyar dengan target 60 unit dari sejuta jamban.

Danramil 1616/05 Sukawati, Kapten Inf Ketut Suprapta, seizin Dandim 1616/Gianyar mengatakan, hingga kini pihaknya telah menyelesaikan sekitar 25 persen atau 15 unit Jamban. “Hingga akhir tahun 2017 ini, kami dengan maksimal akan membantu masyarakat untuk pembuatan jamban bagi keluarga sasaran,” jelasnya saat ditemui, Selasa (6/6).

15 unit jamban telah dibangun di Desa Batuan Kaler, Desa Kemenuh, Desa Batubulan Kangin, Guwang, dan Singapadu. “Sisanya akan kami kerjakan secara bertahap,” terangnya.

Dari segi pembiayaan, pemilik rumah yang notabene masuk kategori kurang mampu cukup terbantu dengan program pembangunan jamban ini. Sebab dari segi pembiayaan, selain disokong dari TNI AD, juga dibantu oleh pihak desa. Sedangkan dari sisi tenaga, dilakukan secara gotong royong antara TNI AD dengan anggota keluarga penerima bantuan. “Biayanya kami upayakan semaksimal mungkin, namun tentu kita tidak bisa bekerja sendiri. Maka itu perlu partisipasi dari pihak Kecamatan maupun pihak Desa,” ujarnya.

Menurut Suprapta, pembangunan jamban ini merupakan salah satu program TNI AD dalam mewujudkan penataan lingkungan masyarakat yang bersih dan sehat. “Keberadaan jamban dalam suatu rumah menjadi faktor terpenting dalam menjaga kesehatan keluarga,” jelasnya.

Perbekel Desa Batuan Kaler Wayan Suarma mengatakan cukup terbantu dengan adanya program ini. Sebab di desanya, diperkirakan masih ada 5 persen rumah tangga dari total penduduk yang belum memiliki jamban. “TNI sudah membantu membuatkan 2 jamban di Desa Batuan Kaler. Ini cukup membantu, sisanya akan kami upayakan lewat program desa,” jelasnya.

Penerima bantuan jamban, Mangku Kompyang Suartika mengatakan sejak lama tidak memiliki jamban. “Belum punya jamban, karena memang belum ada biaya,” ungkapnya. Selama ini, Mangku Khayangan Tiga Penataran jagat Banjar Cangi ini melakukan aktivitas mandi di Taman Beji, sementara untuk BAB (buang air besar) selalu numpang di rumah tetangga. *nvi

loading...

Komentar