nusabali

Pesta Keluarga Diberondong Peluru

  • www.nusabali.com-pesta-keluarga-diberondong-peluru

Dua pria bersenjata melepaskan tembakan membabi-buta pada sekelompok orang, termasuk anak-anak, yang sedang mengadakan pesta keluarga di sebuah rumah di dekat Cincinnati, Ohio, Amerika Serikat, pada Sabtu (9/7) malam.

Satu Orang Tewas

JAKARTA, NusaBali
Sembilan orang tersebut dilaporkan tengah mengadakan pesta perayaan pengumuman jenis kelamin bayi, ketika dua pria bersenjata tiba-tiba memasuki rumah itu dan melontarkan serangkaian tembakan.
 
"Penembakan itu mungkin terjadi sekitar satu hingga dua menit," tutur Kepala Kepolisian Kota Colerain, Mark Denney, seperti dikutip CNN, Senin (10/7).
 
Autumn Garret, seorang perempuan berusia 22 tahun asal Huntington, Indiana, dilaporkan tewas di tempat kejadian.
 
Sementara delapan korban lain, termasuk tiga anak-anak berusia 8, 6, dan 2 tahun mengalami luka yang tidak mengancam nyawa.
 
Ibu yang hendak mengumumkan jenis kelamin bayinya pun terpaksa kehilangan sang buah hati akibat kejadian tersebut. Dia terkena tembakan di bagian kakinya.
 
Menurut sejumlah saksi mata, awalnya mereka tidak tahu apa yang terjadi di rumah tersebut. Penembakan diperkirakan terjadi sekitar pukul 23.21 waktu setempat.
 
"Ada banyak orang yang tertembak di rumah itu," salah satu saksi mata yang mencoba menelepon layanan darurat 911. "Saya baru saja melihat dua orang lewat di luar rumah. Tak lama mereka tiba-tiba masuk dan melepaskan tembakan," ucap pria tersebut.
 
Salah seorang saksi mata lainnya yang turut menghubungi 911 melaporkan bahwa sejumlah anak-anak ikut terluka dalam insiden itu.
 
Sementara itu, kepolisian masih mencari kedua tersangka kejadian ini. Denney mengatakan, masih banyak rincian yang belum polisi dapat guna menangkap para pelaku.

Kepolisian juga belum bisa mengungkapkaan motif penebakan serta hubungan antara pelaku dan orang-orang tersebut.
 
"Kami masih belum bisa memastikan apakah para tersangka diizinkan masuk rumah tersebut, atau mereka memaksa masuk. Kami juga belum mengetahui siapa para tersangka dan mengapa mereka melakukan ini," tutur Denney. *

Komentar