nusabali

Usia 2 Tahun, Lolos PPDB SD

  • www.nusabali.com-usia-2-tahun-lolos-ppdb-sd

Proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2017 di Kota Bandung mengundang tanya bagi warga. 

BANDUNG, NusaBali
Terutama orang tua calon siswa yang mendaftar PPDB tingkat sekolah dasar (SD) via online. Keluhan sejumlah ortu antara lain soal nama data anaknya tiba-tiba hilang dalam website resmi www.ppdb.bandung.go.id. Selain itu, warga terkejut dengan munculnya nama pendaftar berusia dua tahun lolos seleksi PPDB.
 
Salah satu warga Bandung, Arie Nugraha (41), mengungkapkan tampilan di website tersebut yang memampang tiga nama pendaftar berusia dua tahun yang lolos seleksi SDN Andir Kidul. Arie bingung sekaligus kaget lantaran pendaftar usia dua tahun itu muncul saat dia kasak-kusuk soal nasib anaknya, Naufal Samith Putra Nugraha (7), yang semula lolos seleksi tiba-tiba datanya hilang dalam tabel SDN Andir Kidul Kota Bandung di website www.ppdb.bandung.go.id.
 
"Anak saya itu (Naufal) sudah masuk dengan nomer pendaftaran 1172-1-0140 tertera dalam daftar PPDB online. Tapi tiba-tiba saya cek di hari Sabtu 8 Juli 2017, sudah raib," kata Ari melalui via pesan singkat, Senin (10/7) seperti dilansir detik.
 
Bapak tiga anak ini menuturkan, raibnya nama sang anak di web itu digantikan oleh beberapa nama pendaftar yang baru berusia 6 tahun. Menurut dia, semestinya Naufal diprioritaskan sesuai aturan yang berlaku.
 
"Alangkah lebih kagetnya lagi, pada hari ini Minggu, 9 Juli 2017, dalam PPDB online tertera calon siswa yang berusia dua tahun lolos seleksi," kata Arie.
 
Berdasarkan Peraturan Wali Kota Bandung (Perwal) Nomor 553 Tahun 2017 tentang PPDB untuk tingkat SD, calon peserta didik yang berusia kurang dari lima tahun tidak dapat diterima. Saat membuka situs PPDB Kota Bandung, Senin (10/7), sekitar pukul 17.30 WIB, tiga nama pendaftar usia dua tahun yang dimaksud Arie masih terpampang jelas di tabel SDN Andir Kidul Kota Bandung.
 
Arie ini mempertanyakan data anaknya yang mendadak raib dan kejanggalan pendaftar berusia dua tahun lolos seleksi PPDB Kota Bandung. Kondisi itu membuatnya curiga soal tidak beresnya proses seleksi PPDB online tahun ini.

Komentar