nusabali

KESEHATAN : Simpan Makanan di Freezer

  • www.nusabali.com-kesehatan-simpan-makanan-di-freezer

Menyimpan makanan dalam freezer memang membuatnya menjadi awet, tinggal memanaskannya kembali tanpa repot meramu berbagai bumbu yang menyita banyak waktu.

Namun, terkadang makanan kerap mengkristal atau muncul lapisan es pada permukaan makanan. Kondisi ini biasa disebut dengan freezer burn. Pertanyaan terbesarnya adalah apakah kondisi makanan tersebut masih layak dikonsumsi. Freezer burn terjadi saat makanan membeku. Kristal es yang dilihat pada kemasan adalah kelembapan yang terlepas dari makanan dan berubah menjadi es di bagian luar. Itu terjadi karena tidak menyimpan makanan dengan benar atau makanan terlalu lama berada dalam kulkas.

Apakah makanan masih aman dikonsumsi? Melihat makanan dalam keadaan freeze burn bukan berarti harus membuang semua isi freezer ke tempat sampah. Makanan dalam keadaan freezer burn sebenarnya masih aman dikonsumsi. Meskipun rasa dan tekstur berkurang, hal ini tidak berdampak pada kualitas makanan. Jadi, tak perlu takut menyimpan makanan dalam freezer. Meskipun aman dikonsumsi, lapisan kristal es yang berkerak pada makanan membuat rasa dan tekstur makanan menjadi berubah dan menjadi kurang nikmat. Untuk mencegah hal itu terjadi, cara pertama adalah memastikan untuk menyimpan semua makanan dengan benar.

Caranya cukup menyegelnya dalam wadah kedap udara. Gunakan plastik dan kaca khusus untuk menyimpan makanan dalam freezer. Bisa juga membungkusnya erat dengan bungkus plastik. Setiap udara yang masuk akan mempercepat terjadinya freezer burn. Pastikan freezer tidak terlalu dingin atau terlalu penuh dengan bahan makanan. Sisakan tempat untuk udara dan simpan dalam suhu sekitar nol derajat.

Jika berencana untuk menyimpan sisa makanan yang baru dipanggang, pastikan makanan tersebut benar-benar dingin sebelum disimpan dalam freezer. Membungkus makanan dalam keadaan hangat akan menyebabkan uap dan kondensasi terbentuk pada makanan. Inilah yang memicu terjadinya freezer burn.

Dengan cara ini, makanan tetap nikmat meski telah disimpan berhari-hari dalam freezer. Namun, harus tetap berhati-hati saat menyimpan makanan di dalam kulkas. Menyimpan telur di kulkas, terutama di wadah khusus di bagian pintu, merupakan hal biasa. Namun, menurut pakar penyimpanan makanan dari Space Station, Vlatka Lake, rak plastik di pintu kulkas bukan yang tepat untuk menyimpan telur karena bisa membuat sumber protein ini cepat busuk.

"Ada perdebatan sengit tentang bagaimana telur harus disimpan, ada yang menyarankan di kulkas, yang lain mengatakan di rak. Menurut konsensus umum, telur sebaiknya disimpan di kulkas, tetapi bukan di rak di bagian pintu," kata Lake. Telur yang disimpan di pintu kulkas akan terpapar suhu yang naik turun karena pintu sering dibuka tutup. Akibatnya, telur bisa cepat busuk. Sebaiknya menyimpan telur di rak kulkas yang suhunya relatif lebih konstan dan terjaga.

Kebiasaan menyimpan telur di kulkas sebenarnya jarang ditemui orang Eropa. Namun, telur memang disarankan disimpan di tempat bersuhu kurang dari 20 derajat celsius untuk menjaga kesegarannya. Mungkin sering  Anda bertanya apakah jenis makanan tertentu harus disimpan di dalam kulkas atau tidak. Tidak pernah ada jawaban yang jelas untuk pertanyaan tersebut. Terkadang, keputusan untuk menyimpan makanan di dalam kulkas tergantung di mana tinggal. Menyimpan telur misalnya. Di AS, telur biasanya diletakkan di dalam kulkas.

Sebaliknya, di Eropa menyimpan telur justru tidak di dalam kulkas. Secara umum, ada makanan tertentu yang memang tidak bisa disimpan di dalam kulkas. Dilansir dari The Guardian, apel dan jeruk ternyata sebaiknya disimpan di dalam kulkas. Bahkan, mereka yang seringkali berada di dapur pun mungkin tidak mengetahui hal ini. Tapi, kedua buah ini memang lebih baik disimpan di dalam lemari es. Alasannya sederhana. Untuk membuatnya agar tidak mudah busuk, Anda harus menyimpan apel di dalam kulkas. Setidaknya, ini bisa membuat apel bertahan hingga dua minggu.

Jika membelinya dalam keadaan sudah masak, sebaiknya simpan jeruk ini di lemari es. Menjaga jeruk tetap dingin dapat memperlambat proses pemasakan, yang akan mempertahankan dosis vitamin C. Cara penyimpanan ini akan membuat makanan bertahan lebih lama juga. *

loading...

Komentar