nusabali

ISI Denpasar Pertama Kali Buka Jalur SNMPTN

  • www.nusabali.com-isi-denpasar-pertama-kali-buka-jalur-snmptn

Sediakan 640 Kursi di Tahun Akademik 2018/2019

DENPASAR, NusaBali

Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar untuk pertama kalinya membuka jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dalam penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2018/2019. Sebanyak 485 orang yang memilih program sarjana (S1) akan diterima melalui jalur SNMPTN dan juga SBMPTN (Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri) tahun ini di perguruan tinggi berbasis seni tersebut.

Jalur SNMPTN merupakan pola seleksi nasional berdasarkan hasil penelusuran prestasi akademik dengan menggunakan rapor. Tahapan akan dimulai dengan pengisian dan verifikasi Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDDS) sejak 13 Januari hingga 10 Februari mendatang. Setelah itu, barulah pendaftaran SNMPTN dilakukan 21 Februari-6 Maret, sedangkan hasil seleksi akan diumumkan 17 April 2018.

“Pola seleksi nasional berdasarkan hasil penelusuran prestasi akademik ini, kalau untuk tingkat SMA/MA/SMK menggunakan rapor semester satu hingga semester lima bagi yang masa belajarnya tiga tahun. Sedangkan untuk tingkat SMK yang masa belajarnya empat tahun, dipakai rapor semester satu hingga tujuh,” ujar Prof Dr I Gede Arya Sugiartha SSkar MHum didampingi Karo Akademik, Kemahasiswaan, Perencanaan dan kerjasama Drs IGB Priatmana MM, serta Penyusun Bahan Informasi dan Publikasi I Gede Eko Jaya Utama SE MM saat sosialisasi di kampus setempat, Selasa (23/1).

Sesuai aturan, ISI Denpasar menentukan kuota untuk SNMPTN sebanyak 30 persen dari daya tampung, khusus yang memilih program S1. Dalam mengikuti jalur ini, sekolah yang siswanya mengikuti SNMPTN wajib memiliki Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN). Sedangkan siswa yang berhak mengikuti SNMPTN adalah siswa yang memiliki Nomor Induk Siswa Nasional (NISN), berprestasi unggul, dan rekam jejak prestasi akademik di PDDS. “SNMPTN merupakan seleksi yang kita serahkan pada sekolah masing-masing. Pendaftar wajib menyertakan prestasinya berupa piagam, karena kita ingin mendapatkan input yang benar-benar berkualitas sesuai program yang dipilihnya,” imbuhnya.

Nantinya, setelah tahapan SNMPTN final, akan dibuka jalur SBMPTN sebanyak 40 persen dari daya tampung yang akan diawali dengan ujian tulis 8 Mei 2018, serta ujian keterampilan Rabu dan atau Jumat 9 dan atau 11 Mei 2018. Untuk SBMPTN tahun ini ISI Denpasar masih bergabung dengan Universitas Udayana di Panlok Denpasar. “Kami sudah dua kali membuka jalur SBMPTN. Hasilnya, mahasiswa baru dari luar Provinsi Bali mulai meningkat,” bebernya.

Adapun ISI Denpasar bakal menampung sebanyak 640 mahasiswa tahun ini yang terdiri dari Program Sarjana (S1), Sarjana Terapan, Magister (S2), dan Program Doktor (S3). Daya tampung sebanyak 640 itu yakni program Sarjana Seni Tari sebanyak 70 orang, Karawitan (80), Seni Pedalangan (15), Pendidikan Sendratasik (80), Seni Musik (30), Seni Rupa Murni (50), Desain Interior (40), Desain Komunikasi Visual (40), Kriya Seni (40), dan Fotografi (40). Sedangkan pada program Sarjana Terapan, ISI Denpasar menampung sebanyak 50 siswa pada prodi Desain Fashion, dan 40 untuk prodi Film dan Televisi. Sisanya, menampung 50 mahasiswa program Magister (S2) prodi Penciptaan dan Pengkajian Seni, serta 15 kursi untuk program Doktor Seni.

Rektor Arya menambahkan, apabila SNMPTN dan SBMPTN tidak memenuhi daya tampung sebanyak 485 itu, masih akan dibuka jalur mandiri oleh ISI Denpasar untuk memenuhi target tersebut, termasuk pula jalur mandiri untuk program Sarjana Terapan, Magister dan Doktor. “Jadi jalur terakhir ini, kampus negeri diberikan kewenangan oleh pusat untuk melakukan seleksi. Jika kuota SNMPTN dan SBMPTN tidak memenuhi target, maka sisa kuota bisa dialihkan ke seleksi mandiri,” tandas Rektor Arya. *ind

Komentar