nusabali

TKW Tewas Diduga karena Dianiaya

  • www.nusabali.com-tkw-tewas-diduga-karena-dianiaya

Tidur di luar dengan anjing, tetangga sering mendengar teriakan keras

JAKARTA, NusaBali
Tenaga kerja wanita (TKW) dari Indonesia, Adelina (21) di Malaysia meninggal dunia, diduga akibat penganiyaan. Dua orang tersangka sudah ditahan, kemarin (12/2). Informasi ini diterima Kementerian Luar Negeri (Kemlu) dari KJRI Penang yang berkoordinasi dengan pihak berwenang setempat.
 
"KJRI Penang sudah bertemu dengan investigation officer dan sudah mendapatkan informasi bahwa 2 tersangkanya sudah ditahan hari ini. Masih ada 1 tersangka yang belum ditahan kemungkinan besok akan ditahan," kata Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia (BHI) Kemlu Muhammad Iqbal di kantornya, Jl Pejambon, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (12/2) seperti dilansir cnnindonesia.
 
Adelina meninggal dunia dalam perawatan di RS Bukit Mertajam, Pulau Pinang, pada Minggu (11/2) sekitar pukul 16.45 waktu setempat. Pihak KJRI saat itu juga langsung mendatangi RS. "Jadi pas KJRI datang ke RS itu dia (Adelina) sudah meninggal," jelas Iqbal. Menurut Iqbal, tersangka terkait penganiayaan Adelina hingga akhirnya meninggal dunia berasal dari keluarga majikan. Namun majikan Adelina juga ikut diperiksa kepolisian setempat.
 
"Majikan tetap ditahan dan masih pemeriksaan karena polisi belum sempat meng-interview korban saat di RS," imbuh dia. Polisi dari informasi yang diterima Kemlu menduga ada 3 pelaku dalam kasus penganiayaan ini. "Yang 2 ditahan dan 1 lagi sedang dicari," jelas Iqbal.
 
Para pelaku, sambung Iqbal, diancam pidana tentang pembunuhan berencana. Adelina sebelumnya ditemukan di rumah majikannya dengan luka parah di bagian kepala dan wajah serta infeksi di tangan dan kaki. Adelina diketahui telah bekerja di rumah majikannya itu selama dua tahun terakhir. Adelina kerap tidur di luar, tepatnya di beranda rumah, ditemani anjing peliharaan majikannya. Para tetangga setempat mengaku melihat Adelina tidur di luar selama nyaris dua bulan terakhir.
 
Seperti dilansir detik dari media lokal Malaysia, freemalaysiatoday dan kantor berita Bernama, Senin (12/2), beberapa tetangga majikan Adelina di Taman Kota Permai, Bukit Mertajam, Malaysia, kerap melihat Adelina tidur di beranda rumah. Anjing majikannya, jenis Rottweiler, juga tidur di tempat yang sama.
 
Kasus Adelina ini ramai diberitakan media lokal Malaysia dan mencuat setelah sejumlah tetangga majikannya merasa khawatir melihat kondisinya yang penuh luka di wajah, tangan, dan kaki. Tetangga juga curiga mendapati Adelina kerap tidur di beranda rumah. Adelina disebut enggan berbicara kepada siapa pun yang menyapanya. Tidak hanya itu, para tetangga juga mengklaim sering mendengar suara teriakan keras dari rumah majikan Adelina, nyaris setiap hari.
 
Para tetangga melapor ke seorang jurnalis lokal yang kemudian memberitahu kantor anggota parlemen daerah, Steven Sim. Pada Sabtu (10/2) sore waktu setempat, sehari sebelum Adelina meninggal, para asisten anggota parlemen Steven Sim mendatangi rumah majikan Adelina.
 
Saat didatangi, seperti dilansir The Star, Adelina hanya terduduk di beranda. Salah satu anggota tim penyelamat, Por Cheng Han (29), menyebut wanita berusia 60 tahun yang ada di dalam rumah meminta mereka tidak ikut campur dan menunggu putrinya, majikan Adelina, pulang. Setelah si majikan datang, dia mengaku kepada tim bahwa dirinya tidak pernah menganiaya Adelina, tapi mengaku pernah menamparnya beberapa kali.
 
Soal luka bakar di tubuh Adelina, si majikan menyebut dipicu cairan pembersih kimia yang tidak sengaja ditumpahkan Adelina ke lengan dan kaki sendiri, saat membersihkan tempat cuci piring.
 
Kepala Kepolisian Central Seberang Prai, Nik Ros Azhan Nik Abdul Hamid, menyebut Adelina akhirnya dibawa dibawa ke kantor polisi oleh majikannya, tapi saat itu Adelina takut berbicara. Dari kantor polisi, Adelina dibawa ke rumah sakit untuk dirawat atas luka-lukanya.
 
"Upaya untuk mencatat keterangan darinya tidak berhasil karena dia masih ketakutan. Kami membawanya ke Rumah Sakit Bukit Mertajam di mana dia akhirnya meninggal dunia," ucap Nik Ros. Kesimpulan soal penyebab kematian Adelina masih menunggu hasil postmortem. *

loading...

Komentar