nusabali

Musisi Bali Ngamen Massal untuk Susik Bondres

  • www.nusabali.com-musisi-bali-ngamen-massal-untuk-susik-bondres

Sejumlah musisi Bali dan anak muda yang dikomandoi Jun Bintang menggelar aksi ngamen massal di Perempatan Tohpati, Denpasar Timur, Minggu (4/3) sore.

Teman dari Alumni 1982 SMAN 1 Singaraja Juga Ikut Berbagi

DENPASAR, NusaBali
Ngamen massal ini sebagai upaya menggali dana untuk membantu Made Ngurah ‘Susik’ Sadika, 54, seniman bondres asal Buleleng yang sedang menghadapi ujian berat akibat sakit gagal ginjal.

Aksi ngamen massal penggalangan dana buat Made Ngurah ‘Susik’ Sadika yang akrab dipanggil Susik Bondres kemarin sore dimulai 15.00 Wita. Musisi yang ikut ngamen, antara lain, Gede Bagus X Factor, Lebri Partami, Gus Rajes, Alit Cacing, dan Jun Bintang sendiri. Selain itu, ada pula komunitas fotografer, seperti selebgram Puja Astawa bersama istri.

Rekan-rekan Susik Bondres dan Sekaa Bondres Sunari Bajra Buleleng juga ikut dalam aksi penggalangan dana di Perempatan Tohpati kemarin sore. Dari hasil ngamen massal yang berlangsung selama 2 jam hingga pukul 17.00 Wita tersebut, berhasil terhimpun dana sebesar Rp 20,5 juta buat Susik Bondres.

Menurut Koordinator Aksi Ngamen Massal, Jun Bintang, aksi peduli seniman yang sedang sakit ini bukan kali pertama dilakukan. Ngamen massal serupa sudah dilakukan sejak 4 tahun silam. Setiap kali dengar informasi ada seniman yang tengah sakit, aksi ngamen massal pasti dilakukan. Demikian pula ketika bencana erupsi Gunung Agung, beberapa bulan lalu. Aksi peduli ini murni untuk rasa kemanusiaan sebagai bentuk kepedulian.

“Sebenarnya sudah sering kita ngamen massal menggalang dana untuk seniman. Dulu untuk Pak Dolar (seniman drama gong dari Bangli, Red), kita juga sempat menggalang dana. Sekarang kami ngamen lagi untuk membantu seniman Susik Bondres. Beliau sakit gagal ginjal, sekarang kurus banget,” jelas Jun Bintang.

Selain ngamen massal, Jun Bintang juga masih menerima bantuan untuk Susik Bondres lewat rekening. Rencananya, bantuan tersebut akan diberikan langsung kepada Susik Bondres di kediamannya kawasan Jalan Puri Kresna Gang V Singaraja, tepatnya di Keluarahan Kendran, Kecamatan Buleleng, Selasa (6/3) besok.

“Ya, lusa (besok) rencananya kita berangkat ke Singaraja untuk menyerahkan bantuan ini. Semoga minimal bisa membuat amanlah dari sisi pengobatan Susik Bondres di rumah sakit. Terima kasih kepada masyarakat yang sudah menyumbang serta rekan-rekan sesama musisi Bali yang telah berpartisipasi dalam kegiatan sosial ini,” tandas Jun Bintang.

Jun Bintang juga berharap pemerintah lebih peduli dengan nasib seniman tua. Minimal, ketika seniman tua dalam keadaan sakit tidak keluar uang sendiri untuk berobat. “Mungkin pemerintah sudah peduli, ya harapannya biar lebih peduli lagi. Sehingga seniman tua nggak keluar uang sendiri ketika sakit. Begitu sakit, ya ada yang memfasilitasi,” katanya.

Made Ngurah ‘Susik’ Sadika yang lebih dikenal sebagai tokoh Susik dalam kesenian bondres saat ini harus rutin cuci darah, karena menderita gagal ginjal, sejak September 2017 lalu. Selain itu, Susik Bondres juga beberapa kali keluar masuk rumah sakit. Awalnya, seniman bondres asal Banjar Kelod Kauh, Desa Panji, Kecamatan Sukasada kelahiran Singaraja, 22 Agustus 1964, ini dilarikan ke RSUD Buleleng, 21 September 2017 malam.

Sebelum dibawa ke RSUD Buleleng, seniman bondres yang suka lontarkan kalimat ‘nyanan welange jak memek’ dalam pentas ini pun masih sempat manggung di kawasan seberang Nusa Lembongan, Kecamatan Nusa Penida, Klungkung bersama dengan grupnya beranggotakan empat seniman. “Pulang dari nopeng jam enam sore, sudah pada bengkak badannya. Dan, akhirnya dibawa ke rumah sakit dan langsung opname,” kenang sang istri, Ni Luh Rening, kepada NusaBali kala itu.

Terungkap, penyakit gagal ginjal yang diderita Susik Bondres baru belakangan diketahui. Sebelumnya, ayah dua anak ini divonis dokter menderita penyakit kencing manis dan hipertensi sejak 2012. Pada 2015 lalu, Susik Bondres juga sempat menjalani operasi batu ginjal. Kini, seniman bondres yang menjabat Kabid Pengembangan Perpustakaan dan Budaya Baca di Dinas Perpustakaan & Arsip Daerah Kabupaten Buleleng ini divonis gagal ginjal.

Sementara itu, kalangan alumni 1982 SMAN 1 Singaraja juga ikut berbagi untuk Susik Bondres. Hingga tadi malam, dana ‘peduli’ dari rekan-rekan Susik Bondres sesama alumni 1982 SMAN 1 Singaraja, yang dimotori Sang Ayu Maharini, sudah lumayan.

Sejak awal Susik Bondres masuk RSUD Buleleng, September 2017 lalu, rekan-rekan sesama alumni 1982 SMAN 1 Singaraja yang tergabung dalam Pandu Sakti terus berdoa agar sang seniman cepat pulih. Bahkan, salah satu teman terdekatnya di Pandu Sakti, Nyoman Senama Jaya alas Man Zoplo, rutin menjenguk dan mengantar Susik Bondres cuci darah. *ind

Komentar