nusabali

KESEHATAN : Bangun Pagi Lebih Baik

  • www.nusabali.com-kesehatan-bangun-pagi-lebih-baik

Anda termasuk orang-orang pagi yakni mereka yang memulai hari lebih pagi maka Anda termasuk orang yang langka, sekaligus beruntung, kenapa?

Sebab, ada banyak bukti mengungkapkan kalau kebiasaan bangun pagi hari dapat meningkatkan kualitas hidup. Berikut beberapa alasan yang didukung fakta ilmiah jika menjadi orang pagi adalah sangat baik.

1. Makan makanan bernutrisi dan seimbang
Saat bangun pagi, satu hal yang tak akan terlewatkan adalah sarapan. Kebiasaan sarapan tak hanya penting mengisi energi, juga bermanfaat untuk penurunan berat badan secara keseluruhan. Selain itu, memberikan nutrisi penting bagi tubuh dan otak. “Sarapan dengan makanan yang mengandung protein dapat membantu membangun dopamin—neurotransmitter yang membantu mengendalikan pusat kesenangan otak dan menyeimbangkan hormon stres, kortisol,” ungkap ahli gizi Brandon Mentore. Sayangnya, kalau tidur larut malam dan bangun di siang hari—sarapan akan terlewat, dan pasti tak akan mendapatkan benefit besar dari sarapan.

2. Olahraga pagi
Pada pagi hari, tubuh berada dalam kondisi prima untuk bergerak. Artinya, jika bangun pagi, maka masih sempat berolahraga. “Tubuh memproduksi lebih banyak testosteron di pagi hari dan tingkat hormon testosteron tinggi dapat membantu perbaikan dan pertumbuhan otot,” kata Robert S. Herbst, seorang pelatih penurunan berat badan dan kesehatan. Herbst mengatakan latihan intensitas sedang seperti kardio paling baik dilakukan saat pagi hari. Selain itu berolahraga pagi juga akan meningkatkan mood sepanjang hari, dan memberi banyak manfaat lain.

3. Cahaya alami, lebih baik untuk mood 
Saat bangun pagi, seseorang akan mendapatkan sinar matahari jauh lebih banyak sepanjang hari. “Penelitian mendukung betapa pentingnya cahaya alami di pagi hari,” kata Mentore.  Satu studi dari Northwestern Medicine mengungkapkan, waktu, intensitas, dan durasi paparan cahaya matahari terkait berat badan. Orang-orang yang mendapat cahaya matahari pagi memiliki indeks massa tubuh (BMI) yang jauh lebih sehat daripada mereka yang mendapatkan cahaya pada siang hari. Ditambah, paparan cahaya matahari saat pagi hari dapat meningkatkan kinerja di tempat kerja dan suasana hati yang baik.

4. Tidur nyenyak
Untuk bisa tidur nyenyak 7 sampai 9 jam per malam, seperti yang direkomendasikan, maka sebaiknya membiasakan bangun pagi. “Ritme sirkadian kita secara alami mendorong tubuh untuk tenang saat sore, tidur saat gelap dan bangun saat matahari terbit,” kata Chris Brantner, pendiri situs penelitian tidur SleepZoo.  “Jadi, jika bangun dari tempat tidur lebih awal secara teratur dan tidur lebih awal juga, tubuh mungkin bisa lebih menyesuaikan dengan ritme alami.”

5. Tidak menunda pekerjaan
Orang-orang yang tidur larut malam biasanya menunda pekerjaan karena berencana mengerjakan tugasnya saat malam tiba. Nah, orang-orang dengan kebiasaan bangun pagi memiliki jadwal lebih ketat dan tak menunda pekerjaan, karena mereka ingin bangun pagi hari esoknya. Sebuah penelitian tahun 2008 menilai kebiasaan anak yang tidur larut malam dan bangun pagi hari. Hasilnya, ada korelasi antara bangun pagi dan kebiasaan menyelesaikan pekerjaan. 

6. Menjadi orang yang lebih bahagia
Para periset di RWTH Aachen University, Jerman, menemukan orang yang tidur larut malam berisiko tinggi mengalami depresi. Brantner mengatakan kekurangan dan gangguan siklus tidur terkait dengan depresi. "Kurang tidur dapat menyebabkan depresi yang dapat menyebabkan lebih banyak kekurangan tidur, sehingga dapat menyebabkan stres makin parah. Bisa dibilang itu adalah lingkaran ‘setan’,” katanya.

7. Berhasil dalam karier
Jika merasa karir mentok, mungkin bisa mengubah pola tidur dan menjadi orang yang bangun lebih pagi. Satu studi yang dilakukan oleh seorang profesor di University of Education di Heidelberg menemukan karyawan yang tampil lebih baik di pagi hari, akan lebih mungkin meraih kesuksesan dalam kariernya.Don Vaughn, ahli saraf dan konsultan di Santa Clara UCLA, sependapat. Dia menambahkan pagi hari adalah waktu terbaik bagi otak untuk fokus sebelum gangguan sehari-hari mengambil alih. "Meskipun kita bisa melakukan pekerjaan di malam hari, pagi hari memiliki keuntungan, di mana banyak dari kita malah membuang-buang waktu," katanya. *

loading...

Komentar