nusabali

Dinsos Badung Serahkan Bayi yang Ditemukan di Pasar ke Provinsi

  • www.nusabali.com-dinsos-badung-serahkan-bayi-yang-ditemukan-di-pasar-ke-provinsi

Bayi yang ditemukan di seputaran pasar Desa Buduk, Kecamatan Mengwi, akhirnya diserahkan kepada Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Bali.

MANGUPURA, NusaBali
Sebelum diserahkan, bayi berjenis kelamin laki-laki yang diduga sengaja dibuang itu sempat menjalani perawatan di Ruang NICU RSUD Mangusada, Kabupaten Badung.

Kondisi bayi saat ditemukan memiliki berat badan 3,1 kilogram, panjang 52 cm, lingkar kepala 34 cm, dan lingkar dada 35 cm tersebut dalam keadaan baik dan sehat. Lantaran kondisinya sudah stabil, bayi itu akhirnya diserahkan ke Dinsos Provinsi Bali.

Kasi Humas, SIM, dan Rekam Medis RSUD Mangusada dr I Ketut Japa membenarkan bayi tersebut sudah dalam kondisi baik setelah menjalani perawatan intensif. Namun pihak rumah sakit tidak memiliki kewenangan terkait siapa yang akan merawat bayi itu hingga tumbuh dewasa. Mengenai hal itu, sepenuhnya ranah pemerintah. “Kami hanya merawat, kewenangannya ada di Dinas Sosial,” ungkapnya, Senin (12/3).

Sementara Kepala Dinsos Badung Ketut Sudarsana, menegaskan bayi yang ditemukan warga di dekat tempat sampah di Pasar Buduk sudah diserahkan kepada Dinsos Provinsi Bali. Dia juga mengakui bayi berjenis kelamin laki-laki itu dalam kondisi sehat setelah menjalani perawatan di RSUD Mangusada. “Kondisinya sudah stabil, makanya sudah kami serahkan ke Dinsos provinsi,” tuturnya.

Lantaran bukan kewenangan kabupaten, maka perawatan sampai bayi tersebut hingga tumbuh dewasa kini berada di provinsi. Untuk itu, bagi siapa yang ingin mengadopsi dipersilakan langsung ke provinsi. “Silakan langsung ke sana (Dinsos Bali, Red), formulir sebagai persyaratan calon orangtua bayi ada di sana,” katanya.

Sampai saat ini, lanjut Sudarsana, sang jabang bayi belum diberi nama. “Soal penamaan bayi juga menjadi kewenangan provinsi,” tandasnya.

Sekadar mengingatkan, sang penemu bayi di Pasar Buduk diketahui bernama I Ketut Tewel, 53, berasal dari Kelurahan Kerobokan, Kecamatan Kuta Utara. Kala itu, Ketut Tewal hendak memarkir kendaraannya karena akan berdagang di Pasar Buduk. Kebetulan parkir persis di depan tempat sampah sebelah barat pasar. Awalnya Ketut Tewel mendengar suara seperti suara kucing, penasaran kemudian Ketut Tewel bersama salah seorang saksi yang juga seorang pedagang I Wayan Wartini, 52, berusaha mencari asal suara yang didengarnya tersebut.

Ternyata sumber suara berasal dari tas plastik warna hitam. Betapa kagetnya Ketut Tewel dan Wayan Wartini, bungkusan plastik itu berisi sesosok bayi yang masih dalam kondisi berlumuran darah. Bayi ditemukan juga beserta ari-arinya. Diduga bayi tersebut baru saja dilahirkan.

Bayi pun langsung dibawa ke Puskesmas Mengwi II di Desa Tumbak Bayu. Setibanya di puskesmas bayi itu langsung dimandikan. Guna memberikan perawatan lebih baik kemudian dirujuk ke RSUD Mangusada di Kelurahan Kapal, Kecamatan Mengwi. *asa

Komentar