nusabali

Pemkab Boyong Kadus dan BPD ke Surabaya

  • www.nusabali.com-pemkab-boyong-kadus-dan-bpd-ke-surabaya

Seluruh kepala dusun (Kadus), kepala lingkungan (Kaling), dan anggota Badan Permusyawarahan Desa (BPD) se-Buleleng, diajak studi pengelolaan sampah ke Kota Surabaya, Jawa Timur, secara bergiliran.

Studi Pengelolaan Sampah

SINGARAJA,NusaBali
Rombongan pertama yang sudah berangkat berasal dari wilayah Buleleng Barat, yakni Kecamatan Seririt, Busungbiu, dan Kecamatan Gerokgak. Rombongan berangkat sejak Selasa (5/6) dengan angkutan darat.

Kali ini, rombongan dipimpin oleh Wakil Bupati Buleleng, Nyoman Sutjidra, didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), I Gede Sandhiyasa. Turut juga dalam rombongan Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Buleleng, Nyonya Ayu Wardhani Sutjidra, didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan KBPPPA,  Ni Made Sukarmini.

Para Kadus, Kaling dan anggota BPD wilayah Buleleng Barat yang berangkat, ada juga didampingi Perbekel atau Sekretaris Desa (Sekdes) masing-masing. Di Surabaya, rombongan mengunjungi Kelurahan/Kecamatan Jambangan, Rabu (6/6).

Wakil Bupati Nyoman Sutjidra dalam keterangan persnya mengatakan, Kelurahan Jambangan merupakan salah satu kelurahan di Kota Surabaya yang sering mendapatkan penghargaan dalam bidang pengelolaan lingkungan dan kebersihan. Karena itu, kelurahan itu menjadi tujuan studi, sehingga dapat memotivasi bagi aparat desa dalam mensukseskan program Buleleng Bebas Sampah.

Di samping itu, dengan studi tersebut dapat menyamakan persepsi antara Pemerintah Desa dan Pemkab Buleleng dalam hal penanganan sampah. “Pengelolaan sampah dari rumah tangga hingga pengolaan sampah daur ulang dengan skala besar bisa menjadi model untuk pengolaan sampah di Kabupaten Buleleng. Kita harus bersama-sama menyatukan pikiran, bagaimana penanganan sampah di Kabupaten Buleleng bisa terpadu supaya penanganan sampah bisa ditangani secara serius,” katanya.

Dalam studi itu, rombongan menyaksikan bagaimana pengelolaan bank sampah, dan penataan lingkungan hingga kunjungan ke rumah komposter. Mereka juga diajak menyaksikan cara kerja instalasi pengelolaan air limbah (IPAL) yang memanfaatkan air limbah wudhu menjadi air untuk menyirami tanaman.

Rombongan diterima oleh Motivator Lingkungan Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH) Surabaya, Adi Candra. Dijelaskan, untuk menciptakan masyarakat sadar lingkungan perlu perjalanan yang panjang. Namun Ia mengatakan, masyarakat sangat antusias mengikuti program Pemerintah dalam hal pengelolaan lingkungan. Adi Candra juga menjelaskan, kesadaran masyarakat juga didorong dengam adanya lomba kebersihan. Menurutnya, dengan adanya lomba ini masyarakat akan lebih bersemangat untuk menjaga kebersihan lingkungan. “Pemkot Surabaya menciptakan ide untuk mengevaluasi kebersihan lingkungan dengan konteks lomba berhadiah. Dengan demikian masyarakat berlomba-lomba untuk menciptakan lingkungan yang bersih,” jelasnya.

Sementara, Kepala Desa Sanggalangit, Kecamatan Gerokgak, Nyoman Dana yang ikut mendampingi peserta kunjungan mengatakan, siap untuk bekerjasama dengan Pemkab Buleleng dalam hal penanganan sampah. Ia menjelaskan, Desa Sanggalangit sudah menganggarkan penanganan sampah dalam APBDes. Ia mengaku, kunjungan ini sangat penting karena bisa mengedukasi peserta kunjungan tentang pengelolaan sampah. “Mudah-mudahan apa yang kita lihat disini bisa diterapkan di desa-desa yang ada di Buleleng. Sehingga program bebas sampah dari Bapak Bupati dan Bapak Wakil Bupati Buleleng bisa terwujud,” katanya. *k19

Komentar