nusabali

Bangkai Penyu Terdampar di Pantai Rambutsiwi

  • www.nusabali.com-bangkai-penyu-terdampar-di-pantai-rambutsiwi

Seekor bangkai penyu yang diperkirakan berusia sekitar 50 tahun, ditemukan terdampar di Pantai Rambutsiwi, Banjar Tegak Gede, Desa Yehembang Kangin, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, Minggu (10/6) sore.

NEGARA, NusaBali
Saat ditemukan, bangkai penyu yang terdampar di selatan Pura Dang Kahyangan Rambutsiwi itu sudah dalam kondisi membusuk. Berdasar informasi, bangkai penyu dewasa itu pertama ditemukan Pemangku Pura Tirtha lan Segara Pura Dang Kahyangan Rambutsiwi, Jro Mangku Putu Peradah, pada sekitar pukul 16.45 Wita. Saat itu Jro Mangku Putu Peradah sedang bersih-bersih di Pura Tirtha lan Segara Pura Dang Kahyangan Rambutsiwi, berlokasi dekat pantai, tidak sengaja melihat benda menonjol di sisi titik pasang air pantai yang kebetulan sedang surut. Setelah didekati, ternyata benda itu adalah bangkai penyu.

Adanya kabar temuan bangkai penyu itu pun mengundang perhatian warga. Tetapi karena mengetahui satwa dilindungi, warga tidak berani mengambil bangkai penyu tersebut. Beberapa warga menduga bangkai penyu dengan ukuran cukup besar itu merupakan salah satu dari 21 ekor penyu hijau sitaan Polres Jembrana, yang sempat dilepasliarkan di Pantai Perancak, Desa Perancak, Kecamatan Jembrana.

Sementara Kasubag Tata Usaha (TU) Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bali Ketut Catur Marbawa, dikonfirmasi Minggu malam kemarin, mengaku sudah menerima laporan temuan bangkai penyu itu. Menurutnya, dari hasil identifikasi dari Koordinator Kelompok Pelestari Penyu (KPP) Kurma Asih, di Desa Perancak, Kecamatan Jembrana, I Wayan Anom Astika Jaya yang memberikan info kepadanya, bangkai penyu bersangkutan dipastikan merupakan jenis penyu lekang. “Jadi bukan jenis penyu hijau. Yang kemarin dilepas di Perancak semua penyu hijau,” katanya.

Selain itu, kata Carut Marbawa, jika bangkai penyu yang terdampar di Rambutsiwi itu penyu hijau yang dilepasliarkan di Pantai Perancak, Kamis (7/6) lalu, pastinya masih ada tagging. Selain itu, bangkai penyu yang terdampar di Pantai Rambutsiwi, kondisinya sudah membusuk. “Kalau baru dilepasliarkan Kamis kemarin, tidak mungkin tiba-tiba ditemukan sudah busuk. Untuk lebih memastikan lagi, dan tindaklanjutnya, besok kami minta petugas KSDA di Jembrana mengecek ke lokasi. Yang pasti, kalau sudah kondisi membusuk, biar dikubur,” ujarnya. *ode

loading...

Komentar