nusabali

Ijasah dan Rapor Siswa Ikut Ludes

  • www.nusabali.com-ijasah-dan-rapor-siswa-ikut-ludes

Gedung SMPN 50 Bandung Dilalap Api

BANDUNG, NusaBali
Sebagian gedung SMP Negeri 50 Bandung ludes terbakar. Berbagai dokumen ikut jadi korban amukan api. Kebakaran tersebut terjadi siang kemarin, Minggu (10/6) pukul 13.30 WIB. Api tiba-tiba muncul dan membakar sebagian bangunan gedung yang berlokasi di kawasan Cigending, Ujungberung, Kota Bandung.

"Objek yang terbakar sekitar 40 persen," ujar Kepala Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (DKPB) Bandung, Ferdi Ligaswara di lokasi kejadian seperti dilansir detik. Objek yang terbakar tersebut di antaranya ruang kepala sekolah, ruang guru dan ruang tata usaha. Sementara ruang kelas, tidak terbakar lantaran posisinya berada cukup jauh dari sumber api.

"Ruang kelas tidak ada yang terbakar. Tapi ruang kepala sekolah, ruang guru dan tata usaha," kata Ferdi. Farida, salah satu guru di SMPN 50 Bandung mengatakan, banyak dokumen penting yang jadi ikut terbakar. Dokumen-dokumen tersebut, sangat penting lantaran menyangkut siswa.
"Berkas semuanya habis, seperti ijazah, rapor dan dokumen administrasi. Soalnya disimpan di ruang guru," ucap Farida.

Farida mengungkapkan beberapa waktu lalu memang sekolah sudah membagikan rapor kepada siswa. Namun, masih ada beberapa yang tersimpan di sekolah. "Tapi banyak dokumen lain. Kejadian ini jelas di luar dugaan kami," kata guru bahasa Indonesia tersebut.

Meski jadi korban amukan api, pihaknya akan berusaha mengembalikan dokumen yang terbakar. Untuk rapor misalnya, setiap wali kelas, kata dia, tentunya memiliki salinan bahan digital yang disimpan.

"Kalau ijazah dan lainnya nanti kita akan ke Dinas Pendidikan mencari salinan. Pasti ada arsipnya," kata Farida. Ferdi mengatakan sumber api masih dalam tahap penyelidikan. Namun, dia menduga kebakaran tersebut dipicu oleh korsleting.

"Diduganya seperti itu. Tapi kita masih mendalami lagi. Sementara untuk korban jiwa tidak ada," tuturnya. Dalam proses pemadaman, sambung dia, pihaknya menerjunkan enam unit mobil pemadam kebakaran. Puluhan petugas dikerahkan untuk memadamkan api.

"Sekitar setengah jam api bisa dikendalikan. Kesulitannya ke lokasi pertama karena akses cukup jauh, jalan sempit dan macet. Termasuk objek yang terbakar kertas ditambah angin sehingga api cukup besar," kata Ferdi.*

loading...

Komentar