nusabali

RSUP Sanglah Berencana Bangun Bunker

  • www.nusabali.com-rsup-sanglah-berencana-bangun-bunker

Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Sanglah, Denpasar, berencana akan membangun bunker sebagai tempat penyimpanan salah satu alat yang direkomendasikan untuk radioterapi pada pasien kanker yang disebut linac.

DENPASAR, NusaBali
Pembangunan bunker ini direncanakan akan dilakukan tahun 2018 ini. Direktur Umum dan Operasional RSUP Sanglah, Dra Nining Setiawati MSi, mengungkapkan, untuk membangun bunker, pihaknya harus mengurus izin pembangunannya terlebih dahulu. Sebab izin pembangunan bunker dari Bapeten (Badan Pengawas Tenaga Nuklir) sampai saat ini belum keluar. “Kelengkapan berkasnya telah kami penuhi. Tinggal menunggu izinnya keluar. Kami belum bisa memastikan kapan akan keluar,” ungkap Nining, Kamis (12/7).

Menurut Nining, linac merupakan alat yang lebih direkomendasikan untuk radioterapi. Penganggaran alat medis linac ini baru akan dianggarkan tahun 2019, setelah tempatnya (bunker) sudah dibangun. Selama belum memiliki linac, RSUP Sanglah menggunakan cobalt dan brakhi terapi untuk penanganan kanker. Berdasarkan data RSUP Sanglah, per bulannya melayani radioterapi pada 70 - 90 orang. “Linac akan membuat terapi lebih akurat. Namun cobalt dan brakhi terapi akan tetap digunakan walaupun nantinya linac sudah ada. Linac hanya untuk indikasi tertentu,” katanya.

Jadi, untuk saat ini, Nining mengaku masih fokus untuk perizinan membangun bunker. Menurut Nining, syarat pembangunan bunker sangat tinggi menyebabkan proses perizinannya semakin ketat. Namun yang jelas, Nining memastikan bunker segera dibangun tahun ini. Sebabnya, karena anggaran untuk bunker sudah ada. “Rencananya akan dibangun di depan ruang radioterapi RSUP Sanglah,” tambahnya.

Meski proses perizinan masih belum keluar, namun proses lelang terus berjalan. Bahkan pengumuman lelang sudah dipublikasikan sejak tanggal 11 Juni lalu. Proses lelang akan melalui beberapa proses yakni evaluasi dan kualifikasi kontrak. “Jika berjalan lancar, pengumuman pemenang akan disampaikan pada tanggal 27 Juli 2018,” katanya. *ind

loading...

Komentar