nusabali

Tak Kuat Nanjak, Bus Angkut Wisman Terguling

  • www.nusabali.com-tak-kuat-nanjak-bus-angkut-wisman-terguling

Bus pariwisata dengan nomor polisi DK 9102 E, yang membawa 16 orang wisatawan asal China terguling saat menaiki tanjakan di Jalan Darmawangsa, tepatnya di perbatasan antara Kelurahan Benoa dan Desa Kutuh, Kecamatan Kuta Selatan, Badung, Selasa (17/7) sore.

MANGUPURA, NusaBali
Informasi dari warga setempat, kecelakaan terjadi diduga bus tersebut tidak kuat menanjak. Akibatnya bus berukuran panjang ini berjalan mundur hingga akhirnya terbalik. Melihat mobil terguling, Pospol Kutuh, Linmas Desa Kutuh, dan masyarakat melakukan pertolongan. Polisi bersama warga berusaha menarik bus itu menggunakan mobil Kijang. Proses evakuasi itu memicu kemacetan dari dua arah.

“Di jalan menanjak, di depan bus itu ada mobil yang jalannya pelan. Nah, ketika hendak mengubah persneling, ternyata remnya blong. Jadi bus itu bergerak mundur dan terguling,” kata Jro Bendesa Kutuh Made Wena, ketika dikonfirmasi melalui telepon, Rabu (18/7).

Sepengetahuannya bus yang melintas di jalan yang sempit dan padat itu datang dari Uluwatu menuju Nusa Dua. Bus tersbeut membawa penumpang wisatawan dari China. “Di titik tersebut memang beberapa kali terjadi kecelakaan. Kondisi jalannya menanjak dan menikung,” imbuh Wena.

Dia berharapa agar kejadian ini menjadi bahan evaluasi oleh pihak terkait agar kejadian serupa tak terulang. “Ada tiga hal yang perlu dievaluasi agar kecelakaan tidak kembali terjadi di kawasan ini. Pertama, kondisi jalan yang menanjak dan menikung perlu ditata kembali. Kedua, ketersediaan rambu lalu lintas yang masih terbatas. Ketiga, yang perlu menjadi perhatian adalah kelaikan kendaraan yang dipergunakan. Saya lihat kendaraan itu sepertinya sudah cukup tua,” ucapnya.

Sementara itu, Kapolsek Kuta Selatan Kompol I Negah Patrem membenarkan adanya kejadian naas itu. Dia mengaku di dalam bus yang terguling itu terdapat 19 orang. Sebanyak 15 orang wisatawan asal China, selebihnya adalah kernet, tour leader, dan sopir. Semuanya selamat dan hanya mengalami luka ringan. “Iya benar kejadian itu kemarin (Selasa, 17/7). Tapi tak ada yang parah. Hanya mengalami luka ringan saja. Saya tak tahu persis bus itu datang dari mana. Yang jelas datang dari atas, entah dari Uluwatu atau dari mana,” ujarnya.

Ditanya penyebab terjadinya kecelakaan, Kompol Nengah Patrem mengatakan pengaruh lepas kendali. Pasalnya saat bus yang dikemudikan oleh Dian Rudiana sampai di TKP, tak bisa dikendalikan dengan baik menyebabkan bus tak bisa menanjak. “Kecelakaan itu karena out of control. Kasusnya ditangani unit LAJ bersama Lantas Polresta Denpasar,” ujarnya.

Mendapat laporan adanya kecelakaan pihak kepolisian langsung menuju TKP guna mengevakuasi bus dan mengatur arus lalu lintas. Dikatakan badan bus yang sempat melintang di jalan setelah terguling ditarik oleh polisi bersama warga. “Proses evakuasinya tak lama. Polisi bersama masyarakat berusaha menggeser mobilnya agar lalin bisa lancar. Karena saat mobil terguling sempat melintang di jalan. Akibatnya arus lalin sempat terhenti sebentar sambil menunggu mobil derek,” bebernya. *p

Komentar