nusabali

Undiksha Undang UT, Mantapkan Strategi Daring

  • www.nusabali.com-undiksha-undang-ut-mantapkan-strategi-daring

Puluhan dosen dan petugas IT Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Senin (6/8) kemarin mempersiapkan diri dalam penerapan sistem kuliah online Dalam Jaringan (Daring).

SINGARAJA, NusaBali
Dalam proses pembelajaran strategi itu juga dihadirkan Rektor UT Pusat. Prof Drs Ojat Darojat MBus PhD. Rektor Undiksha Singaraja, Dr I Nyoman Jampel MPd, ditemui di sela-sela Focus Group Discusion (FGD) Daring, mengatakan persiapan Undiskha menerapkan sistem itu merupakan arahan dari Kemenristekdikti. Strategi Daring juga disebut untuk meningkatkan Angka Partisipasi Kotor (APK) yang selama ini masih sangat rendah di Buleleng.

“Untuk meningkatkan APK seperti arahan Kemenristekdikti itu dilakukan dengan pemenuhan sarana prasana, dosen dan juga Distan Learning atau kuliah jarah jauh. Kalau sarana prasaran Undiksha tidak masalah, tetapi untuk teknik dan strateginya kan UT yang pengalaman sehingga hari ini kita hadirkan langsung,” kata dia.

Sejauh ini Kemenristekdikti menurut Jampel memasang APK minimal 40 persen. Meningkat dari sebelumnya hanya 31,2 persen. Sehingga seluruh perguruan tinggi di Indonesia diarahkan untuk melakukan kuliah jarak jauh dalam jaringan. Target peningkatan APK itu juga disebut untuk mengejar standar APK negara maju di ASIA sehingga ke depannya dapat bersaing.

Dalam penerapan kuliah jarak jauh dalam jaringan yang mengedepankan sistem online juga dapat menjawab permaslaahan pendidikan di PT selama ini. Baik di bidang kekurangan sarana prasarana termasuk dosen pengajar. Apalagi di Indoneisa tiga tahun terakhir menurut Jampel belum ada pengangkatan. Sehingga dengan pola tatap muka seorang dosen memiliki beban yang sanagt berat. “Kalau pola lama 16 kali tatap muka ya harus segitu, kalau menggunakan sistem Daring ini, satu orang dosen bisa memiliki ribuan mahasiswa seperti di PT ternama di luar negeri yang sudah menerapkan sistem ini,” kata dia.

Dengan dibukanya kuliah jarak jauh dalam jaringan juga dapat menambah kuota penerimaan mahasiswa batu tanpa harus diberatkan dengan kekurangan ruang perkuliahan. Sejauh ini Undiksha pun menurut Jampel sudah bersiap dan menyambut sistem daring. Pihaknya pun menargetkan ditahun 2019-2020 seluruh prodi di Undiksha menerapkan hybrid learning sebanyak 25 persen di antaranya masuk dalam sistem daring.

Sementara itu Rektor UT Pusat, Prof Drs Ojat Darojat MBus PhD, dalam pemaparannya menjelaskan sejauh ini Perguruan Tinggi konvensional di Indonesia masih terbatas daya tampung, dengan rasio dosen berbading mahasiswa 1:30. Sehingga untuk meningkatkan APK target 40 persen solusinya meamasifkan pendidikan jarak jauh.

“Dalam daring ini tidak ada pemberlakuan rasio perbandingan dosen dengan mahasiswa. Sehingga targetnya di revolusi 4.0, tugas perguruan tinggi adalah mengintegrasikan teknologi dalam pembelajaran, sedangkan UT sebagai yang memonopoli daring sebelumnya akan diarahkan sebagai cyber university,” ungkap dia.*k23

loading...

Komentar