nusabali

Prodi Kedokteran Undiksha Dijamin Lebih Murah

  • www.nusabali.com-prodi-kedokteran-undiksha-dijamin-lebih-murah

Tahun pertama pembukaan Prodi (program studi) Kedokteran Universitas Ganesha (Undiksha) Singaraja memasang biaya kuliah relatif murah.

SINGARAJA, NusaBali

Kampus terbesar di Buleleng ini pun mengklaim biaya kuliah prodi ini masih merakyat. Biaya awal masuk perguruan tingginya pun dibandrol dibawah 100 juta. Rektor Undiksha Singaraja Dr I Nyoman Jampel MPd, Selasa (14/8), mengatakan sebelum menetapkan biaya perkuliahan Prodi Kedokteran, dia beserta tim dan panitia penerimaan mahasiswa baru sudah melakukan perbandingan dengan Prodi Kedokteran di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Bali.

Seluruh calon mahasiswa kedokteran tahun pertama hanya dikenakan biaya pendaftaran Rp 350.000, Sumbangan Pengembangan Institusi (SPI) Rp 75 juta dan Uang Kuliah Tunggal (UKT) Rp 11 juta. Jumlah biaya itu, dikatakan Jampel, hanya dibayar pada awal kuliah. Sedangkan untuk semester selanjutnya hanya membayat UKT Rp 11 juta. “Sesuai dengan hasil rapat, kami memang ingin tetap menjadi kampus yang merakyat. Sehingga Prodi Kedokteran SPI-nya dipasang minimal Rp 75 juta. Tetapi bukan berarti karena murah kami tidak berkualitas, kami tetap perjuangkan itu,” kata dia.

Pihaknya menjelaskan dalam penerimaan calon mahasiswa Prodi Kedokteran angkatan pertama hanya disediakan kuota 50 orang. Seluruh calon mahasiswa diberikan kesempatan untuk melakukan pendaftaran 13 - 27 Agustus 2018 melalui Seleksi Mahasiswa Baru Jalur Mandiri (SMBJM).

Sedangkan untuk tahun mendatang akan dibuka tiga tahap seleksi sesuai ketentuan dari Kemenristekdikti. baik melalui Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). Tahun mendatang Jampel juga berencana akan memberikan kuota bagi masyarakat miskin berprestasi dengan memberikan beasiswa bidik misi minimal lima persen. Sehingga anak-anak miskin berprestasi dapat tertampung dan mencapai cita-citanya.

“Jalur SNMPTN minimal 30, SBMPTN 30 dan jalur mandiri juga minimal 30. Selain bidik misi, UKTnya nanti juga pada level 1 atau Rp 500.000, untuk mereka yang miskin, namun berprestasi,” katanya. Jampel un mengaku meski waktu pendaftarannya cukup pendek, melihat animo masyarakat yang sangat tinggi, dia optimis dapat memenuhi 50 ornag kuota mahasiswa kedokteran yang dibuka perdana. Mereka yang sudah melakukan pendaftaran awal akan mengikuti ujian Competer Base Test (CBT) dan pengumuman kelulusannya pada 5 September mendatang. Mereka yang telah lulus diwajibkan memenuhi persyaratan administrasi dan mendaftar kembali pada 14 September mendatang. *k23

loading...

Komentar