nusabali

Objek Wisata Uluwatu Perlu Tambah Hidran dan Mobil Tangki

  • www.nusabali.com-objek-wisata-uluwatu-perlu-tambah-hidran-dan-mobil-tangki

Objek wisata kawasan luar Pura Uluwatu, Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan memerlukan hidran dan mobil tangki.

MANGUPURA, NusaBali

Kebutuhan tersebut sangat mendesak karena objek wisata tersebut kini makin ramai dikunjungi wisatawan domestik maupun manca negara. Bendesa Adat Pecatu I Made Sumerta mengatakan kebutuhan akan hidran untuk mengantisipasi kebakaran. Hal itu karena di kawasan luar Pura Uluwatu terdapat hutan dan semak belukar.

“Di sini (Uluwatu) terdapat semak belukar yang rawan terbakar pada musim kemarau. Hal ini patut untuk dijaga, karena kita tak tahu ada wisatawan yang membuang puntung rokok sembarang dan mengakibatkan kebakaran,” tuturnya saat dikonfirmasi, Sabtu (18/8).

Menurutnya, kebutuhan akan hidran pernah diusulkan, namun baru dua unit yang terealisasi. Sementara kebutuhannya minimal tujuh hidran. “Usulan kami sebelumnya sudah direspons pemerintah. Kini sudah ada dua unit hidran. Jumlah dua hidran ini kami rasa masih minim. Harusnya ada tujuh buah,” lanjutnya.

Sementara untuk keperluan mobil tangki, untuk melayani air bersih pada toilet umum. Dikatakan kini jumlah pengunjung sudah sangat banyak. Untuk mendukungnya tentu semua sarana dan prasaran harus terjamin.

“Bayangkan kalau tak ada air, bagaimana orang buang air besar atau sekadar cuci tangan. Selain itu kami ingin memelihara hutan yang ada supaya tetap hijau dengan cara disiram pada bagian semaknya,” kata Sumerta.

Sementara untuk sarana yang lainnya sudah cukup meski masih ada kekurangan. Pihaknya akan terus berinovasi agar kekurangan-kekurangan itu bisa dilengkapi. “Kami sudah memiliki ambulans yang dilengkapi dengan tenaga medisnya. Selain itu disediakan kendaraan boogie bagi wisatawan disabilitas atau yang sudah lanjut usia,” imbuhnya.

Dikatakannya, kunjungan di Uluwatu didominasi oleh wisatawan manca negara. “Kebetulan untuk wisatawan kami membuat klaster. Hasilnya wisatawan dari China merupakan pengunjung terbanyak, disusul India dan Eropa,” ujarnya. *po

Komentar