nusabali

Gunakan Sajam, Pelaku Berkelompok 15 orang

  • www.nusabali.com-gunakan-sajam-pelaku-berkelompok-15-orang

Begal Brutal Putuskan Jari Pemotor

BANDUNG, NusaBali
Aksi brutal begal kembali terjadi di Kota Bandung. Kali ini terjadi di Jalan Stasiun Timur pada Minggu (2/9) dinihari sekitar pukul 00.30. A dan IF bersama dua temannya yang lain hendak pulang dengan menggunakan motor menjadi sasaran aksi kejahatan begal.

Kakak korban, Septian (23), membenarkan mengenai kejadian tersebut. Menurutnya saat kejadian adik perempuannya, IF, baru pulang bermain dengan ketiga temannya dengan menggunakan dua sepeda motor. Di perjalanan pulang motor jenis bebek yang ditumpangi IF dan temannya, AA, mengalami rusak putus rantai. Mereka kemudian menepi ke sekitar Jalan Stasiun Timur untuk membetulkan motor.

"Pas motor sudah bener lagi tiba-tiba pelaku datang nyerang," ujar Septian via telepon seperti dilansir detik. Pelaku yang menyerang menggunakan senjata tajam secara brutal melukai korban. "Adik saya kena bagian punggung 12 jahitan, lukanya dalam. Bilangnya sih diserang pakai kayak samurai gitu," ucap dia.

Usai kejadian pelaku langsung membawa kabur motor dan meninggalkan korban. "Motor yang satu diambil. Kalau motor yang satu lagi saya kurang tahu karena adik saya juga ini masih lemes belum banyak bicara," katanya.

Aksi begal menurut korban dilakukan secara berkelompok. Diduga begal berbekal senjata tajam tersebut berjumlah 15 orang. "Bilangnya pelaku banyak pada pakai motor, ada sekitar 15 orangan," ucap Septian.

Septian mengatakan kondisi adiknya usai kejadian langsung ditolong warga untuk dilarikan ke rumah sakit. Hingga akhirnya pada Minggu siang adiknya diperbolehkan pulang ke rumah. "Sekarang kondisi adik saya masih lemes. Belum banyak bicara juga," ujar Septian. Sementara dua orang temannya yang lain belum diketahui apakah sama-sama luka dan dirampas motornya.

Dihubungi terpisah orang tua AA membenarkan jika anaknya juga menjadi korban begal. Namun ia belum bisa banyak mengetahui kronologi kejadian karena anaknya masih harus dirawat intensif.

"Ibu baru dipanggil tadi jam 12 ke RS Santosa. Anak ibu dijahit kepalanya, kalau yang tangan dokter sudah enggak sanggup dan ngerujuk ke RS Hasan Sadikin. Kalau kepala dijahit, tangan bagian kelingking kiri putus," ucap sang ibu. *

Komentar