nusabali

Purnama Kapat, 133 Pedagang Kembali ke Pasar Selat

  • www.nusabali.com-purnama-kapat-133-pedagang-kembali-ke-pasar-selat

Para pedagang yang masih berjualan di Lapangan Umum Peringsari, Banjar Babakan, Desa Peringsari, Kecamatan Selat, Karangasem, segera dikembalikan ke Pasar Selat.

AMLAPURA, NusaBali

Sebanyak 133 pedagang ini dikembalikan ke Pasar Selat pada Purnama Kapat, Senin (24/9) mendatang. Para pedagang ini sebelumnya dipindahkan ke lapangan karena Pasar Desa Selat dijadikan tempat pelaksanaan Karya Ngerta Gumi lan Pamijilan Ida Bhatara Putera Piagem sejak Januari 2018.

Puncak Karya Ngertha Gumi pada Sukra Kliwon Watugunung, Jumat (16/3). Meski hampir 6 bulan berlalu, para pedagang masih tertahan di Lapangan Umum Peringsari. Sebab di Pasar Desa Selat ada perbaikan 23 kios. Humas Desa Pakraman Selat, I Wayan Suarta, mengatakan jika kondisi normal para pedagang kembali pada April 2018. Namun pemerintah memperbaiki 23 kios dan penataan pasar sehingga pemindahan pedagang ditunda. “Pada Purnama Kapat pedagang resmi pindah, kami awali dengan mlaspas 23 kios dan persembahyangan bersama,” ungkap Suarta, Minggu (9/9).

Suarta menjelaskan, penataan Pasar Desa Selat berupa perbaikan 23 kios, perbaikan atap bale los, dan instalasi listrik. “Antara jumlah pedagang dengan fasilitas kurang sebanding, kami berupaya melakukan penataan untuk meminimalkan pedagang jualan di bahu jalan,” kata Suarta. Sebab depan Pasar Desa Selat merupakan jalur padat, akses truk pengangkut galian C sangat membahayakan pedagang dan pembeli di bahu jalan. “Kami punya rencana menutup akses jalan depan Pasar Desa Selat pada pukul 03.00 Wita-09.00 Wita untuk parkir. Truk-truk pengangkut galian C dialihkan ke jalan lingkar. Hanya saja, rencana itu belum disampaikan dalam paruman desa,” kata Suarta.

Sementara Kepala Pasar Desa Selat, I Wayan Nukayana, mengakui rencana menggelar upacara mlaspas kios pada Purnama Kapat. “Hanya mlaspas saja, pedagang belum pindah karena masih mencari hari baik,” jelas Nukayana. Ia pun mendukung upaya penataan pedagang di Pasar Desa Selat untuk mengurangi jualan di bahu jalan. “Pedagang canang masih jualan di bahu jalan, yang lainnya dipindah ke dalam pasar,” katanya. Sedangkan Pedagang canang, Ni Ketut Suati dari Banjar Paruman Sila Darsana, Desa/Kecamatan Selat, mengaku belum mengetahui kapan dipindah dari lokasi pasar darurat Lapangan Desa Peringsari ke Pasar Desa Selat. “Sementara hanya mendengar kabar ada upacara mlaspas kios,” kata Ketut Suati. *k16

loading...

Komentar