nusabali

Cangkang Sawit Bisa Tambah Devisa

  • www.nusabali.com-cangkang-sawit-bisa-tambah-devisa

Asosiasi Pengusaha Cangkang Sawit Indonesia (APCASI) mengungkapkan penguatan nilai dolar AS atas rupiah menjadi peluang bagi Indonesia untuk meraih devisa dari ekspor cangkang sawit.

JAKARTA, NusaBali

"Masih ada 30 persen limbah berupa cangkang sawit yang belum bisa diekspor, padahal berpotensi menjadi dolar," kata Ketua APCASI Dikki Akhmar, dalam rilisnya di Jakarta, Senin (10/9).

Ia mengungkapkan cangkang sawit sebagai sumber bioenergi kini sangat diminati dan dibutuhkan di pasar Asia, khususnya Jepang dan Thailand. Apalagi kebutuhan di dalam negeri hanya 40-50 persen dan itu hanya terbatas untuk industri CPO-nya sendiri. Salah satu hambatan ekspor adalah tingginya biaya pajak dan pungutan cangkang sawit, hingga total menjadi 17 dolar AS per metrik ton, sehingga hampir 30 persen cangkang sawit di beberapa daerah tidak bisa diekspor dan hanya menjadi limbah yang tidak produktif.

Biaya mengumpulkan limbah dari wilayah terpencil menjadikan biaya logistik tinggi, akibatnya marjin keuntungan ekpotir sangat kecil. Ia mengungkapkan, hingga 2017, volume eskpor cangkang sawit telah mencapai 1,8 juta ton dengan nilai devisa 30,6 juta dolar AS. ant

Komentar