nusabali

Pelaku Pariwisata Bali Akan Bersih-bersih Pantai

  • www.nusabali.com-pelaku-pariwisata-bali-akan-bersih-bersih-pantai

Sejumlah asosiasi general manager hotel yang tergabung dalam Paiketan Krama Bali akan menggelar aksi bersih-bersih pantai di seluruh Bali dalam acara bertajuk Suksma Bali.

MANGUPURA, NusaBali

Aksi sosial yang digelar serangkaian World Clean up Day akan dilangsungkan serentak seluruh Bali pada Sabtu (15/9) pagi hingga selesai. Kegiatan ini juga diikuti oleh 13.000 partisipan ditambah pelajar dari seluruh Bali.

Koordinator kegiatan, Agung Darma Suyasa, mengungkapkan kegiatan ini merupakan salah satu wujud nyata yang dilakukan oleh Paiketan Krama Bali. Kegiatan ini didukung oleh Pemerintah Kabupaten Badung, nantinya segenap OPD akan mengirimkan perwakilan untuk bersama-sama mengikuti kegiatan sosisal itu.

“Awalnya kami menargetkan 1.000 peserta. Ternyata animo masyarakat untuk ikut terlibat sangat tinggi. Hingga saat ini sudah ada 13.000 peserta yang teregistrasi untuk ikut. Jumlah 13.000 itu belum termasuk seluruh pelajar SD hingga SMA se-Bali,” tutur Agung ketika dikonfirmasi, Rabu (12/9).

Dikatakannya, para pelajar yang terlibat dalam kegiatan nanti akan diarahkan melakukan bersih-bersih di wilayah masing-masing. Misalnya SMA dari Kuta Selatan melakukan aksi bersih-bersih di wilayah Kuta Selatan.

“Masalah sampah adalah masalah besar yang harus kita perangi bersama. Kegiatan ini digelar bukan sekadar seremoni belaka. Kami berkomitmen untuk melakukan aksi serupa. Kami berharap masalah sampah ini bisa segera ditemukan solusi penanganannya oleh pemerintah,” imbuh Agung.

Khusus untuk di Badung kegiatan kebersihan yang digelar serentak akan dilakukan pada tujuh titik. Titik satu Pantai Jimbaran dan Kedonganan, titik dua Pantai Geger dan Pandawa, titik tiga Pantai Kuta, titik empat Pantai Petitenget, titik lima Pantai Canggu, Berawa, Eko Beach. Titik enam Bagus Agrowisata, dan titik tujuh Pantai Jerman.

Dikatakan dalam kegiatan bersih-bersih nanti para peserta hanya mengumpulkan sampah. Sementara untuk pengangkutannya dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan. “Nanti saat kegiatan kebersihan sampahnya langsung dipilah. Sampah organiknya dipisah dengan anorganik. Biar petugas LHK dengan mudah mengankutnya. Sampah yang bisa didaur ulang pun langsung diangkut ke tempatnya,” kata Agung. *po

loading...

Komentar