nusabali

Widi Incar Kejuaraan Dunia

  • www.nusabali.com-widi-incar-kejuaraan-dunia

Ada banyak kejuaraan yang harus lebih dulu dilalui sebelum melihat ke Jepang. Yang pasti saya ingin lebih baik dari pencapaian di Olimpiade Rio de Janeiro 2016.

Usai Raih Medali Perak di Asian Para Games

JAKARTA, NusaBali
Ni Nengah Widiasih belum merencanakan strategi ke Paralympic Games 2020 di Tokyo, Jepang. Widi, panggilan akrab Ni Nengah Widiasih, akan berfokus ke kejuaraan terdekat lebih dulu, yakni Kejuaraan Dunia 2019 di Astana, Kazakhstan.

Widi merebut medali perak di Asian Para Games 2018 dalam cabang olahraga angkat berat putri kelas 41 kg . Dia membuat angkatan terbaiknya 97 kg dalam perlombaan di Balai Sudirman, Jakarta Selatan, Minggu (7/10).  Karena itu, Asian Para Games inipun menjadi kejuaraan terakhir Widi pada tahun ini.  

"Tahun depan saya ada World Champions di Astana. Asian Para Games ini kejuaraan terakhir di 2018 setelah kualifikasi di Prancis dan Jepang tiga minggu lalu," kata Widi, Senin (8/10).

Dua tahun lagi bakal berlangsung Paralympic di Tokyo, Jepang. Menyoal kejuaraan tersebut, wanita asal Karangasem itu belum ingin menentukan targetnya.

"Tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi dua tahun nanti. Saya akan berjuang sekeras mungkin untuk memberi yang terbaik untuk Indonesia," kata Widi.

"Ada banyak kejuaraan yang harus lebih dulu dilalui sebelum melihat ke Jepang. Yang pasti saya mau lebih baik dari pencapaian di Rio de Janeiro," ujarnya.

Sementara soal raihan medali perak, Widi mengakui, pencapaian itu meleset dari target emas yang dibuatnya. Widi tak puas dengan medali yang diterima. Dia mematok target emas sebelum tampil.  "Tentu saya kecewa, saya inginnya mendapatkan medali emas. Tapi perjuangan saya hanya bisa dikasih Tuhan medali perak," kata Widi.

Widi berhasil mengangkat beban 97 kg pada angkatan pertama. Di angkatan kedua dan ketiga, dia gagal mengangkat beban sebesar 100 kg. "Rasa gugup ada. Saya berusaha percaya diri, tapi pada percobaan kedua dan ketiga wasit bilang saya gagal. Saya harus terima keputusan itu," kata Widi. *ant

loading...

Komentar