nusabali

Pegawai Lalai, Bengkel Las Ludes Terbakar

  • www.nusabali.com-pegawai-lalai-bengkel-las-ludes-terbakar

Sebuah bengkel las yang terletak di Jalan Adipura II, Denpasar Barat ludes dilalap api pada Rabu (10/10) sekitar pukul 17.00 Wita.

DENPASAR, NusaBali

Penyebab kebakaran itu diduga kuat karena percikan bunga api las menyambar tiner yang sedang digunakan oleh karyawan. Akibatnya, bangunan bengkel las tersebut terbakar.

Kapolsek Denpasar Barat, Kompol Adnan Pandibu menerangkan insiden kebakaran itu berawal saat sejumlah karyawan sedang beraktifitas seperti biasa di dalam bengkel las Global Teknik milik Lasimin Adi Sucipto, 41. Sejumlah karyawan melakukan masing-masing pekerjaan yakni mulai dari las meja besi.

Saat kejadian, ada pegawai yang menuangkan toner untuk mencampur cat didekat pegawai yang sedang ngelas. Akibatnya, bunga api las menyambar tiner yang langsung membuat api berkobar.

Pegawai bengkel las sempat mencoba memadamkan api. Namun karena banyak benda mudah terbakar, api dengan cepat membesar. "Saat beraktifitas itu, dua karyawan disana diduga lalai. Sehingga tidak memperhatikan jarak mereka (antara las dan tiner). Ya, jadinya kesambar dan terjadilah kebakaran. Pemicu awal api karena itu," terangnya, Rabu sore.

Pun petugas pemadam kebakaran yang tiba di TKP tidak bisa berbuat banyak lantaran api sudah membumbung tinggi. Meski demikian, petugas dari BPBD berusaha menjinakan api agar tidak merembet ke bangunan lainnya. Apalagi, disekeliling lokasi tedapat rumah warga. "Kalau di bengkelnya memang sudah ludes terbakar. Petugas pemadam tiba di TKP sekitar 15 menit kemudian, tapi, api sudah keburu besar. Untungnya, api berhasil dijinakan dan tidak merembet ke rumah yang disekitarnya," imbuh mantan Kapolsek Denpasar Timur ini.

Dalam insiden kebakaran, tidak ada korban jiwa, namun, dua karyawan terkena percikan api dan langsung ditangani di lokasi. Akibat kejadian, pemilik mengalami kerugian mencapai Rp 60 juta. "Tidak ada korban jiwa. Hanya korban matril saja," tutupnya. *dar

loading...

Komentar