nusabali

Pedagang Diresahkan Aksi Premanisme

  • www.nusabali.com-pedagang-diresahkan-aksi-premanisme

Sejumlah pengusaha di sekitaran Jalan Ngurah Rai wilayah Kota Negara, Kecamatan Jembrana, Jembrana, belakangan merasa resah dengan aksi sejumlah preman yang kerap meminta uang ke pengusaha sekitar.

NEGARA, NusaBali
Selain toko, oknum preman yang kerap beraksi pada malam hari itu, juga memalak warung-warung kecil, termasuk Pedagang Kaki Lima (PKL). Kondisi tersebut, diungkap salah satu pemilik warung makan di Jalan Ngurah Rai, Selasa (9/10) malam. Menurut pedagang yang hanya berjualan pada malam hari ini, aksi premanisme yang dilakukan sejumlah pria tersebut, sudah terjadi hampir sebulan belakangan. “Mereka minta malam-malam, tetapi tidak tentu waktunya. Kadang mereka berempat, datang bawa motor, langsung minta uang,” ujarnya.

Dalam meminta sejumlah uang, pelaku yang oleh pengusaha sekitar tidak terlalu dikenal orangnya itu, juga mengancam akan melakukan kekerasan fisik. Merasa takut diancam, akhirnya sejumlah pengusaha terpaksa memberikan sejumlah uang. “Meskipun tidak banyak minta uangnya, kami tetap resah. Kadang saya kasi Rp 10.000. Tetapi banyak yang diminta, termasuk PKL lainnya,” ungkap pengusaha yang enggan namanya korankan ini.

Menurutnya, salah satu pedagang yang merasa jengkel dengan aksi premanisme tersebut, juga sempat memberitahukan rekannya yang merupakan salah satu perwira kepolisian, dengan harapkan bisa menindak para oknum preman tersebut. “Ya kami harap biar diintai, kalau bisa ditangkap. Tetapi kalau kami sengaja melapor di depan orangnya, tidak berani. Takut ada apa-apa kedepannya,” ujarnya.

Sementara Kabagops Polres Jembrana, Kompol M Didik Wiratmoko, Rabu (10/10), mengatakan, belum menerima informasi aksi premanisme tersebut. Namun, pihaknya sudah sering melakukan operasi memberantas premanisme, dan patroli antisipasi premanisme di sejumlah tempat-tempat keramaian. Termasuk di sekitaran Jalan Ngurah Rai, Kota Negara. “Kalau tetap ada premanisme, nanti akan kami tingkat lagi operasi. Apalagi, premanisme itu juga menjadi salah satu tindakan kriminal yang tidak bisa ditolerir. Kami akan tindak tegas," ujarnya. *ode

loading...

Komentar