nusabali

Disdukcapil Gencar Rekam Data Pemilih Pemula Persiapan Pilpres

  • www.nusabali.com-disdukcapil-gencar-rekam-data-pemilih-pemula-persiapan-pilpres

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Tabanan gencar sasar pemilih pemula untuk persiapan Pilpres 2019.

TABANAN, NusaBali
Sejumlah sekolah SMA–SMK didatangi guna menuntaskan pemilih pemula sudah punya kartu tanda penduduk elektronik (e–KTP). Sementara ini sebanyak 2.463 pemilih pemula yang sudah terdata di Tabanan.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Tabanan I Gusti Agung Rai Dwipayana, menjelaskan dari data sebanyak 2.463 pemilih pemula tersisa 263 pemilih pemula yang belum terekam. Dia menargetkan pekan ini akan tuntas merekam dengan menyasar sekolah SMA–SMK yang ada di Tabanan. “Pekan ini tuntas untuk rekam data KTP elektronik bagi pemilih pemula,” ujarnya, Kamis (11/10).

Kata dia, kegiatan menyasar pemilih pemula di sekolah tersebut sudah berlangsung sejak Rabu (10/10). Mulai dari SMAN 1 Tabanan, dan akan berlanjut ke SMAN 2 Tabanan. “Kami sasar siswa yang kelas tiga, biasanya per sekolah didapat sekitar 50 orang pemilih pemula,” imbuh Rai Dwipayana.

Menurut Dwipayana pemilih pemula yang sudah terekam data di sekolah tidak langsumg mendapatkan e- KTP, melainkan e-KTP didapat sekitar dua hari kemudian. Hal ini lantaran data yang telah terekam tersebut harus diverifikasi ke pusat. Dan setelah dinyatakan valid baru dilakukan pencetakan.

Selain itu, agar pada perhelatan Pilpres 2019 semua warga Tabanan memiliki e-KTP, setiap Sabtu dan Minggu pihaknya tetap melalukan rekam cetak yang dinamakan Samita (Sabtu Minggu Rekam Cetak). Pelayanan ini diperlakukan bagi masyarakat yang saat jam kerja dan hari kerja tidak bisa melakukan perekaman KTP.

Tak hanya itu, bekerjasama dengan KPU Tabanan, pihaknya akan menyasar beberapa pasar yang ada di kota Tabanan untuk lakukan perekaman dan cetak KTP bagi warga yang merasa belum punya e-KTP. “Kegiatan ini tiada lain untuk membantu masyarakat melengkapi administrasi, termasuk membantu supaya bisa menyalurkan hak pilih pada Pilpres 2019,” tegasnya.

Rai Dwipayana menambahkan kondisi tinta yang sempat terbatas saat ini telah aman, begitu pula blanko e-KTP masih 700 keping. *de

Komentar