nusabali

Hakim PN Bangli Kenakan Pita Hitam

  • www.nusabali.com-hakim-pn-bangli-kenakan-pita-hitam

Berbelasungkawa Jatuhnya Lion Air

BANGLI, NusaBali
Hakim Pengadilan Negeri (PN) Bangli mengungkapkan rasa belasungkawa atas tragedi jatuhnya pesawat Lion Air JT-610 Rute  Jakarta-Pangkal Pinang di perairan sekitar Karawang, Jawa  Barat, Senin (29/10) lalu. Ungkapan belasungkawa diungkapkan para hakim dengan menggunakan pita hitam di lengan.

Humas PN Bangli, Anak Agung Putra Wiratjaya menyampaikan dalam insiden jatuhnya pesawat Lion Air JT-610 merenggut 189 jiwa. Dari jumlah tersebut beberapa diantaranya merupakan hakim. Sebagai bentuk belasungkawa serta dukungan kepada para keluraga korban yang ditinggalkan Mahkamah Agung RI menginstruksi masa berkabung dari tanggal 30 Oktober samapi 6 November 2018.

"Masa berkabung ditandai dengan mengenakan pita hitam yang disematkan pada lengan kiri," ungkapnya. Kemudian khusus untuk di PN Bangli pengenaan pita hitam hanya dilakukan para hakim saja. “Untuk pita hitam disematkan di lengan kiri para hakim. Untuk di Bangli hakimnya berjumlah 7 orang," imbuhnya.

Lebih lanjut disampaikan pengenaan pita hitam sebagai tanda bela sungkawa bagi seluruh korban secara umum dan bagi hakim secara khusus. Selain pengenaan pita hitam, juga dilakukan doa bersama. "Keluarga besar PN Bangli mendokan agar seluruh korban meninggal mendapatkan tempat disisi tuhan dan keluarga yang tinggalkan diberikan ketabahan dan kesabaran,” sebutnya.

Disampaikan pula tragedi  jatuhnya pesawat Lion Air JT-610 rute Jakarta-Pangkal Pinang empat orang hakim menjadi korban, yakni Hakim PT Bangka Belitung, Rijal Mahdi, Hakim Tinggi PT Bangka Belitung, Hasnawati, Hakim Tinggi PT Bangka Belitung, Kartika Ayuningtyas Upiek dan Hakim Pengadilan Negeri Koba, Ikhsan Riyadi. “Untuk hakim Kartika Ayuningtyas Upiek sempat bertugas di PN Denpasar tahun 2007 lalu. Doa terbaik untuk seluruh korban dan keluarga," imbuhnya. *es

Komentar