nusabali

Antisipasi Penculikan, Pemuda Seraya Ronda

  • www.nusabali.com-antisipasi-penculikan-pemuda-seraya-ronda

Guna mengantisipasi terjadinya aksi penculikan anak, seperti yang diisukan, di Banjar Gambang, Desa Seraya Tengah, Kecamatan Karangasem, Senin (29/10) malam, sejumlah pemuda menggelar ronda (jaga malam).

AMLAPURA, NusaBali
Sedangkan ronda di 15 banjar, masih dirancang Perbekel Seraya Tengah I Nyoman Suardana. “Kami telah mendapatkan imbauan lisan dari Camat Karangasem ( Cok Alit Surya Prabawa) pentingnya mengaktifkan ronda di tiap banjar. Berdasarkan imbauan itu kami tindaklanjuti,” jelas Perbekel Seraya Tengah I Nyoman Suardana dihubungi di ruang kerjanya, Banjar Gambang, Desa Seraya Tengah, kecamatan Karangasem, Rabu (31/10).

Sebelumnya warga dari 15 banjar turun ke jalan Senin (29/10) malam, atas adanya laporan dua lelaki tak dikenal memasuki rumah mantan Perbekel Seraya (sebelum pemekaran) I Ketut Jineng, dan menanyakan keberadaan anak. Selanjutnya kabur ke arah timur Desa Seraya Timur.

Saat dua lelaki tak dikenal datang, diterima menantu I Ketut Jineng, Ni Luh Sri Astini. Luh Astini menyampaikan hal itu kepada suaminya I Gede Lojo, selanjutnya berita itu dengan cepat menyebar ke warga. Maka turunlah Bendesa Pakraman Seraya I Made Salin, Koordinator Pecalang I Nyoman Suda dan Perbekel Seraya Tengah I Nyoman Suardana, memberitahukan agar tidak resah.

Kali ini kegaduhan  yang sempat terjadi ditindaklanjuti kalangan pemuda Desa Seraya Tengah, secara spontan menggelar jaga malam, yang bertujuan untuk menjaga agar wilayah desa aman dari aksi kejahatan. Di samping mengecek setiap orang luar yang datang, guna mengikis terjadinya kecurigaan terhadap pendatang tamu tak dikenal.

Secara resmi sebenarnya di Desa Seraya Tengah belum dilaksanakan ronda. “Itu spontanitas dari kalangan pemuda menggelar ronda, kami baru berkoordinasi dengan 15 banjar, untuk menggelar ronda di tiap banjar,” jelas Perbekel Seraya Tengah I Nyoman Suardana.

I Nyoman Suardana menyambut positif, imbauan Camat Karangasem pentingnya menggalakkan pamswakarsa (pengamanan secara mandiri), di mana warga masyarakat bekerjasama dengan pecalang dan petugas kepolisian. Camat Karangasem Cok Alit Surya Prabawa mengakui, hanya sebatas memberikan imbauan pentingnya menggelar ronda. "Bukan saja mengantisipasi terjadinya aksi penculikan anak, juga menjaga keamanan desa jelang Pemilu 2019," katanya.

Di bagian lain Kasat Reskrim Polres Karangasem AKP Losa Lusiano Araujo mengakui, dapat laporan adanya dua orang tak dikenal mendatangi rumah warga Banjar Gambang, sehingga sempat membuat resah. “Kami telah cek, kedua orang tak dikenal itu, belum ditemukan. Sehingga belum diketahui, apa motifnya. Masyarakat jangan resah dulu,” pinta AKP Losa Lusiano.

Meski demikian kata AKP Losa Lusiano, aparat Polres Karangasem menindaklanjuti menggelar patroli setiap dua jam sekali menyasar Desa Seraya Tengah, yang mewilayahi 15 banjar: Belubuh, Benesari, Celagi, Delod Sema, Gambang, Ijogading, Kaler, Kayu Wit, Kecagbalung, Pauman, Pejongan, Peninggaran, Taman, Tenggang dan Yehkali. *K16

Komentar