nusabali

Diduga Depresi, Seorang Duda Pilih Gantung Diri

  • www.nusabali.com-diduga-depresi-seorang-duda-pilih-gantung-diri

Diduga depresi gara-gara bercerai dengan istrinya dan tak memiliki keturunan, I Nyoman Sudana, 33,memilih akhiri hidup dengan gantung diri di pohon mete di Banjar Asah Teben, Desa Datah, Kecamatan Abang, Karangasem.

AMLAPURA, NusaBali

Aksi ulah pati (bunuh diri) warga asal Banjar Kesimpar Kawan, Desa Kesimpar, Kecamatan Abang, Karangasem ini dilakukannya, Senin (5/11) pukul 07.30 Wita.  Informasi yang dihimpun, peristiwa ini berawal dari adi korban Ni Nengah Rai, 33,  warga Banjar Asah Dulu bersama anaknya pada pukul 06.30 Wita kemarin keluar rumah hendak membeli tipat. Rai sempat mampir ke rumah orangtuanya dan bertanya kepada adiknya I Wayan Sedana perihal kakaknya I Nyoman Sudana dan ibunya Ni Nengah Lua, 60, yang tidak kelihatan.  Sebab, I Nyoman Sudana sejak, Minggu (4/11) tidak tidur di rumahnya.

Pertanyaan Rai tidak dapat jawaban. Rai lalu mencari pakan ternak sekitar Bukit Asah. Setiba di Bukit Asah dari kejauhan melihat ada seorang laki-laki mengenakan kaos singlet putih, celana training merah tergantung di pohon mete.

Setelah Rai mendekati, laki-laki itu dikenalinya adalah kakak kandungnya I Nyoman Sudana. Rai langsung menjerit minta tolong, maka datanglah adiknya I Wayan Sedana dan ibu kandungnya Ni Nengah Lua. Selanjutnya warga I Gede Diana, 35, dari Banjar Kang-Kang, Desa Kertha Mandala, Kecamatan Abang yang kebetulan melintas melaporkan kasus itu ke Polsek Abang.

Petugas Polsek Abang dipimpin Kapolsek AKP I Nyoman Wiranata dating ke TKP dan menurunkan jasad korban bersama keluarganya. Lokasi gantung diri korban cukup tinggi dengan menggunakan tali plastik biru 200 cm. Diperkirakan terlebih dahulu korban memanjat pohon mete, selanjutnya mengikatkan tali plastik biru di dahan pohon, dan ujung tali satu lagi diikatkan di leher, langkah terakhir langsung terjun hingga tubuhnya bergelayutan.

Berdasarkan penyelidikan dilakukan petugas Polsek Abang, ternyata asal usul tali plastik biru tersebut dari tali sapi milik I Ketut Merta. Sapi yang tidak ditambatkan talinya diambil korban kemudian dipotong. Tali sapi itulah digunakan gantung diri. "Korban gantung diri karena stres, tidak punya keturunan kemudian cerai dengan istrinya," kata Kapolsek Abang, AKP I Nyoman Wiranata.  *k16

loading...

Komentar