nusabali

Bikin Heboh, Api Menyala dari Retakan Tanah

  • www.nusabali.com-bikin-heboh-api-menyala-dari-retakan-tanah

Warga Desa Majatengah Kecamatan Banjarmangu, Banjarnegara dihebohkan dengan munculnya api dari dalam tanah.

BANJARNEGARA, NusaBali
Dalam video yang beredar melalui media sosial, api terus keluar menyala dari sela-sela retakan tanah. Salah satu warga Desa Majatengah, Karneni mengatakan, api keluar dari retakan tanah sepanjang 1 meter dan kedalaman 30 centimeter. Hal tersebut pertama kali dilihat oleh warga saat mau berangkat ke kebun.

"Kejadiannya Jumat (7/12) kemarin. Pas ada warga mau berangkat ke kebun dan kaget karena melihat api menyala dari sela-sela retakan tanah," ujarnya di Majatengah, Minggu (9/12) seperti dilansir detik.

Uniknya, saat warga menginjak tanah tersebut api justru menyala semakin besar. Hanya, api tersebut kemudian padam dengan sendiri kurang lebih 30 menit sejak pertama dilihat warga.

"Akhirnya api padam sendiri, kurang lebih setengah jam. Kami tidak tahu apa penyebabnya. Tetapi tidak ada bau gas dari dalam retakan tanah itu," ungkapnya.

Disampaikan, di desanya, tanah retak selalu terjadi hampir tiap tahun. Namun, hingga keluar api baru pertama kali sehingga membuat warga khawatir.

"Tanah di sini memang labil jadi sering ada retakan tanah. Tetapi sebelumnya tidak ada sampai keluar api, baru kali ini," tuturnya.

Secara terpisah Sekdes Majatengah Dwi Priyo Ariwibowo mengatakan fenomena api menyala dari retakan tanah baru pertama kali terjadi di desanya. Saat ini pihak pemerintah desa mengaku belum berkoordinasi dengan pihak lain terkait fenomena tersebut.

"Fenomena ini baru pertama kali terjadi di sini. Kami memang belum berkoordinasi dengan pihak lain, kami masih menunggu kalau nantinya terjadi lagi kami akan melaporkan hal ini," ujarnya.

Ia juga mengaku sudah mengecek ke lokasi retakan tanah tersebut. Saat itu, api sudah padam. Ia mengecek dengan menyalakan korek api, namun api tidak menyala seperti yang terjadi sebelumnya.

"Saat kejadian, kebetulan warga tidak langsung melaporkan kepada pihak pemerintah desa. Tetapi kami sudah mengecek langsung sekarang sudah padam. Bahkan kami sempat menyalakan korek di lokasi retakan tetapi api tidak menyala lagi," terangnya. *

Komentar