nusabali

Larangan Berjalan Tak Halangi Ma'ruf Amin Raih Dukungan

  • www.nusabali.com-larangan-berjalan-tak-halangi-maruf-amin-raih-dukungan

Cawapres KH Ma'ruf Amin masih dilarang dokter berjalan kaki.

JAKARTA, NusaBali
Ma'ruf memang disarankan beristirahat sementara waktu untuk memulihkan kondisi kakinya karena terkilir. Namun Ma'ruf mengaku kondisinya saat ini sudah jauh membaik. "Ya baik sekali. Cuma saya sekarang memang masih dilarang (berjalan)," ujar Ma'ruf di Rumah Situbondo, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (11/12).

Ketum MUI ini belum mengetahui kapan dirinya boleh berjalan kembali. Ma'ruf pun sejak awal bulan ini belum bisa berkampanye ke daerah. Meski demikian, Ma'ruf beberapa kali menerima tamu di rumahnya yang menyatakan dukungan.

Kemarin, Ma'ruf mendapat dukungan dari Nahdlatul Ulama Tangerang Selatan dan Jawa Barat. Para ulama dari NU Tangsel menyatakan dukungan ke pasangan nomor urut 01 ini. Tak lama berselang, kiai dan ulama dari PWNU Jabar datang untuk menyatakan dukungan. Para ulama mendoakan Jokowi-Ma'ruf terpilih sebagai pasangan presiden dan wakil presiden pada Pilpres 2019.

Sebelumnya, beredar kabar Ma'ruf terjatuh dari kamar mandi sehingga tidak bisa mengikuti sejumlah agenda kampanye. Ma'ruf menjelaskan kakinya terkilir. "Jadi saya nggak sakit, hanya kaki terkilir. Karena itu, saya tidak bisa ke daerah, saran dari dokter begitu. Kaki terkilir. Jangankan orangtua, anak muda saja pincang. Nah, itu kan biasa saja. Karena itu, saya mengklarifikasi bahwa saya jatuh di kamar mandi itu tidak benar. Kalau jatuh di kamar mandi ya stroke itu," kata Ma'ruf kepada wartawan di kediamannya, Jl Situbondo, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (6/12) lalu.

Setelah itu, beredar kembali kabar bohong alias hoax yang menyebut Ma'ruf dirawat di rumah sakit akibat stroke. Padahal, menurut Ma'ruf, dia sehat-sehat saja. Foto Ma'ruf saat melakukan cek kesehatan pada 2016 disebar pihak tak bertanggung jawab. "Hari ini masih saja beritain saya dirawat di rumah sakit karena stroke. Setelah saya cek foto, itu gambar tahun 2016," kata Ma'ruf di Rumah Situbondo, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (7/12) lalu. *

Komentar