Masyarakat Miskin Perlu Ambulans Gratis
SINGARAJA , NusaBali
Pemkab Buleleng didesak untuk memberikan layanan ambulans jenazah gratis untuk masyarakat miskin.
Hal ini terus disuarakan DPRD Buleleng, sebab banyak kasus pengaduan terkait warga miskin yang memiliki kedukaan masih menunggak biaya pemulangan jenazah.
Ketua DPRD Buleleng, Gede Supriatna mengatakan, BPJS Kesehatan hanya menanggung biaya perawatan untuk masyarakat pemegang KIS. Sementara layanan ambulans jenazah tidak ditanggung. Hal ini pun kerap dikeluhkan oleh masyarakat kepada anggota dewan, khususnya Komisi IV DPRD Buleleng.
"Kami harap Pemkab menyiapkan program layanan ambulans jenazah gratis untuk masyarakat miskin. Kami harap tahun depan sudah tersedia, sebab ini masalah sudah bertahun-tahun belum mendapatkan solusi, " ucap Supriatna.
Dia pun mengaku siap mendorong dan mendukung eksekutif dalam menyiapkan anggaran untuk layanan ambulans gratis ini. DPRD juga disebutnya segera akan merevisi Perda terkait Retribusi Kesehatan, sehingga ke depannya anggaran untuk memfasilitasi ambulans jenazah gratis untuk masyarakat miskin bisa direalisasi. "Selama ini memang masih terbentur regulasi di dalam Perda, perlu ada penyesuaian beberapa item, " imbuh politisi asal Desa/Kecamatan Tejakula ini.
Sementara Pj Bupati Buleleng Ketut Lihadnyana menyetujui usulan DPRD Buleleng tersebut. Dia pun menyebut sudah berkomitmen wajib melindungi, membantu dan memfasilitasi masyarakat miskin. Namun sebelum dilaksanakan program ini, pemerintah perlu melakukan pengadaan mobil ambulans baru.
"Pak Sekda nanti akan mengakaji masalah ini. Masyarakat miskin jangan sampai terbebani. Kami sangat setuju dengan program ini. Tidak mesti harus pengadaaan, yang penting terfasilitasi itu saja, " kata Lihadnyana. *k23
Komentar