nusabali

Masyarakat Harapkan Pembangunan Jalan Alternatif Segera Dibangun

  • www.nusabali.com-masyarakat-harapkan-pembangunan-jalan-alternatif-segera-dibangun

MANGUPURA, NusaBali - Insiden truk mogok di tanjakan Jalan Goa Gong, Rabu (17/7) hingga mengakibatkan arus lalu lintas terganggu, menjadi perhatian banyak pihak.

Kini muncul harapan dari masyarakat agar pemerintah merealisasikan pembangunan jalan alternatif di kawasan tersebut.

Kepala Lingkungan Angga Swara Jimbaran, Wayan Sudina, mengaku sudah lama masyarakatnya resah atas banyak kecelakaan yang terjadi di tanjakan Goa Gong. Karena itu, langkah tegas kepolisian diharapkan dapat dilakukan secara berkesinambungan, mengingat masih ada kecenderungan kendaraan angkutan berat seperti truk melintas pada jam-jam tertentu.

Selain itu, dia juga mendorong agar pemerintah Kabupaten Badung benar-benar bisa merealisasikan pembangunan jalan alternatif yang berada di atas sungai kering sebelah pura. Dengan adanya jalan alternatif tersebut, diharapkan tingkat kerawanan kecelakaan dapat diminimalisasi. Saat ini, kata Sudina, Pemkab dalam tahap penjajakan dengan pemilik lahan yang akan dilintasi jalan alternatif.

“Pemilik lahan sudah diketahui. Ada sekitar lima pemilik lahan dan tidak semuanya berasal dari Jimbaran. Kita harap jalan ini benar-benar terwujud ke depannya. Apalagi jalannya tidak terlalu panjang, tidak sampai satu kilometer,” kata Sudina.

Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, diharapkan upaya-upaya penegakan hukum dan pembangunan infrastruktur dapat berjalan lancar untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan masyarakat. 

Sementara itu, Camat Kuta Selatan Ketut Gede Arta menyampaikan penghargaan khusus kepada jajaran Polsek Kuta Selatan yang telah menindak sang sopir yang tetap nekat melewati Jalan Goa Gong. “Saya mengapresiasi petugas kepolisian yang menindak langsung sopir truk yang melanggar lalu lintas di Jalan Goa Gong. Di sana sudah ada tanda larangan, kenapa masih ada yang membandel,” ujar Gede Arta, Kamis (18/7) siang.

Gede Arta berharap penindakan seperti ini dapat dilakukan secara rutin. Penindakan tegas ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas, serta menjaga ketertiban dan keselamatan di wilayah Kuta Selatan. Masyarakat diharapkan untuk lebih mematuhi aturan yang ada demi keselamatan bersama.

“Harapannya penindakan ini bisa dilakukan rutin agar tidak ada korban lagi. Masyarakat diimbau untuk mematuhi rambu larangan yang ada,” harap Gede Arta.

Seperti diketahui, sebuah truk engkel dengan Nopol L 9122 AA, bermuatan besi dan material bangunan mengalami mati mesin alias mogok hingga mengakibatkan kemacetan, pada Rabu (17/7) siang. Kapolsek Kuta Selatan Kompol I Gusti Ngurah Yudistira mengimbau kepada para sopir truk agar selalu mematuhi aturan lalu lintas, terlebih sudah ada larangan truk agar tak melewati Jalan Goa Gong. “Kami juga mengimbau supaya para sopir truk memperhatikan kondisi kendaraannya sebelum beraktivitas,” imbau Kompol Yudistira. 7 ol3

Komentar