nusabali

Karangasem Kelebihan Guru Agama Hindu

  • www.nusabali.com-karangasem-kelebihan-guru-agama-hindu

Ada satu SD diisi 2 guru Agama Hindu sehingga kesulitan pembagian jam mengajar. Terlebih lagi sesuai ketentuan, seorang guru minimal mengajar 30 jam agar bisa diterima untuk syarat administrasi.

AMLAPURA, NusaBali
Kecamatan Karangasem terdapat kelebihan 34 guru agama Hindu. Karena guru Agama Hindu yang ada 108 orang, sedangkan sekolah yang ada hanya 65 SD. “Idealnya, satu sekolah SD satu guru Aama Hindu,” kata Ketua KKG (Kelompok Kerja Guru) Mata Pelajaran Agama Hindu, Kecamatan Karangasem, Ida Ayu Putu Suci Lestari, kepada NusaBali di Amlapura, Kamis (25/7).

Kata dia, ada satu SD diisi 2 guru Agama Hindu  sehingga kesulitan pembagian jam mengajar. Terlebih lagi sesuai ketentuan, seorang guru minimal mengajar 30 jam agar bisa diterima untuk syarat administrasi  guna mendapatkan tunjangan sertifikasi guru. Sedangkan guru Agama Hindu tidak bisa rangkap mengajar mata pelajaran lain, seperti bahasa Bali, atau seni budaya. Karena pelajaran itu tidak linier.

Sedangkan tugas-tugas guru Agama Hindu, tambahnya,  sangat kompleks sebagai sumber belajar, sebagai fasilitator, guru sebagai pengelola kelas, guru sebagai demonstrator. Di samping itu menjadi pembimbing siswa dan motivator anak-anak. “Tugas Guru Agama Hindu, bukan saja memberikan materi pembelajaran juga untuk meningkatkan kualitas pendidikan Agama Hindu yang lebih baik,” katanya.

Kepala Bidang Tenaga Pendidik dan Kependidikan Disdikpora Karangasem I Gusti Nyoman Parnawa mengakui di Kecamatan Karangasem kelebihan guru Agama Hindu di tingkat SD. “Tahun 2025, ditata kembali, karena nantinya banyak yang memasuki purnatugas,” jelasnya. 

Parnawa mengatakan akhir tahun 2024, banyak guru Agama Hindu yang memasuki purnatugas, nantinya penataannya sesuai kebutuhan. Sedangkan Koordinator Wilayah Disdikpora  Kecamatan Abang I Made Dirga mengatakan, untuk di Kecamatan Abang, tidak ada sekolah yang kelebihan guru Agama Hindu. “Guru Agama Hindu di Kecamatan Abang sesuai kebutuhan, tidak ada yang kelebihan guru,” kata I Made Dirga yang juga Koordinator Pengawas Disdikpora Karangasem.7k16

Komentar